URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BKKBN memberikan penghargaan kepada tokoh perempuan yang menjadi inspirator dan penggerak dalam mencegah stunting. Megawati Soekarnoputri dan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, termasuk di antara mereka yang mendapatkan penghargaan tersebut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Walikota Semarang Terima Penghargaan Inspirator dan Penggerak Cegah Stunting

Walikota Semarang Terima Penghargaan Inspirator dan Penggerak Cegah Stunting

Walikota Semarang Terima Penghargaan Inspirator dan Penggerak Cegah Stunting

featured-img

Jakarta – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh perempuan yang berjasa sebagai inspirator dan penggerak cegah stunting.

Acara tersebut diadakan pada Senin (17/7/2023) di Studio 1 Kompas TV, Jakarta, dan salah satu penerima penghargaan adalah Megawati Soekarnoputri yang diangkat sebagai inspirator cegah stunting, termasuk Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, yang diakui sebagai penggerak.

Megawati, sebagai penerima penghargaan inspirator dan penggerak cegah stunting, telah berhasil menggerakkan seluruh kepala daerah di Indonesia dan para kader perempuan untuk bekerja sama dalam mencegah stunting. Salah satu kader yang terinspirasi adalah wali kota perempuan pertama di Kota Semarang yang akrab disapa Mbak Ita.

“Bu Mega telah membuat resep masakan menu stunting yang di bantu Bu Ita (Wali Kota Semarang), Bu Bintang (Menteri PPPA) membuat resep masakan yang sederhana dan bahan lokal di seluruh Indonesia,” terang Hasto Wardoyo, Kepala BKKBN.

Sehingga menurut Hasto, peran tokoh perempuan ini luar biasa, dimulai dari Megawati Soekarnoputri kemudian diikuti tokoh perempuan lain termasuk Mbak Ita.

Hasto sendiri juga menyanjung peran Mbak Ita sebagai wali kota perempuan pertama yang turut menciptakan buku menu cegah stunting.

“Ibu wali kota kita ini pinter masak, beliau terkenal membuat masakan enak dan mengandung gizi yang seimbang. Dalam membuat buku bersama Bu Bintang saya kira perannya sangat luar biasa,” puji Hasto.

Dirinya melanjutkan peran perempuan tersebut menjadi krusial karena memanfaatkan pangan lokal sebagai bagian penting dalam percepatan penanganan stunting.

Dalam agenda itu, digaungkan kampanye mengonsumsi Cukup Dua Telur. Telur dipilih menjadi sumber protein hewani yang paling mudah dibeli dan didapat karena harganya cukup terjangkau. Kampanye Cukup Dua Telur disosialisasikan di seluruh daerah di Indonesia khususnya di wilayah yang dianggap angka stuntingnya masih tinggi.

Sementara itu dalam pemaparannya, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyampaikan jika konsep Bergerak  Bersama menjadi kunci dalam pelaksanaan program pembangunan di kota Semarang, termasuk dalam penanganan stunting.

“Jadi bagaimana semua stakeholder baik dari Pemkot Semarang, BKKBN, Kementerian Kesehatan, ini semua bergerak, termasuk Tim Penggerak PKK semua melakukan kegiatan yang bersama-sama,” terang Mbak Ita.

Dirinya juga mengakui besarnya peran generasi muda dalam mendukung program pengentasan persoalan stunting.

“Di Kota Semarang ada yang namanya Genre, di mana beberapa waktu yang lalu, mereka dikumpulkan oleh Pak Hasto untuk bagaimana generasi muda itu mengajak teman-temannya untuk tidak menikah muda seperti yang disampaikan oleh ibu Megawati,” imbuhnya.

Mbak Ita juga membeberkan beberapa inovasi Pemkot Semarang dalam menurunkan angka stunting, seperti program Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting). Inspirasinya adalah dari Ibu Megawati. “Beliau membimbing Kami untuk membuat  resep-resep makanan bergizi yang tidak menggunakan produk luar negeri,” pungkasnya.

Selain Megawati dan Mbak Ita, BKKBN juga memberikan penghargaan kepada tokoh lain sebagai penggerak cegah stunting di Indonesia yakni Istri Panglima TNI ke-21, Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati atau akrab disapa Hetty Andika Perkasa dan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Emi Nurjasmi.

BKKBN juga menyelenggarakan gerakan donasi untuk mencegah stunting dengan slogan #cukupduatelur di 34 provinsi seluruh Indonesia. Slogan #cukupduatelur dimaksudkan untuk memberi asupan telur sebagai makanan yang bergizi dan kaya nutrisi pada anak risiko stunting. Sasarannya adalah anak-anak dengan risiko stunting usia 6-24 bulan akan mendapat 1 (satu) telur setiap hari selama 6 bulan. Sedangkan ibunya yang menyusui juga mendapat asupan telur sebanyak 1 (satu) telur setiap hari selama satu bulan

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) di Semarang, Kamis (2/7/2026), untuk memperluas akses pendampingan kesehatan mental tanpa biaya. Masyarakat dapat berkonsultasi secara privat melalui aplikasi JNN Ext 2 pada hari dan jam layanan yang ditetapkan, dengan psikolog dari delapan rumah sakit milik Pemprov Jateng, sebagai langkah deteksi dini masalah psikologis dan pengurangan stigma.
Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis Secara Online lewat Logis
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengusulkan sekitar 1.000 formasi CPNS tahun 2026 dengan mayoritas dialokasikan untuk tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis dan perawat. Sekda Jateng Sumarno menyampaikan usulan tersebut di Semarang, Kamis (25/6/2026), sebagai upaya memenuhi kebutuhan tenaga medis di rumah sakit dan fasilitas kesehatan pemerintah, meski persetujuannya masih menunggu keputusan Kementerian PANRB.
1.000 Formasi CPNS Diusulkan Pemprov Jateng, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas Utama
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah