KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Warga Ledok Salatiga Geger, Anak Kecil Temukan Granat

Warga Ledok Salatiga Geger, Anak Kecil Temukan Granat

Warga Ledok Salatiga Geger, Anak Kecil Temukan Granat

Tim jihandak saat cek lokasi granat

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Warga Kampung Ledok RT 03 RW 07, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, dihebohkan dengan penemuan sebuah granat pada Senin (24/3/2025) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Kapolres Salatiga, AKBP Veronica, didampingi Plh Kasi Humas IPDA Sutopo, mengungkapkan bahwa granat tersebut ditemukan di sebidang tanah milik Lasin.

AKBP Veronica menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi mata bernama Mustakim dan dua anaknya, penemuan granat bermula saat mereka berjalan-jalan subuh ke Taman Tingkir sekitar pukul 05.00 WIB. Saat perjalanan pulang sekitar pukul 07.00 WIB, salah satu anak Mustakim, Sdri Ayla, menemukan benda mencurigakan di tanah kosong tersebut dan menunjukkannya kepada ayahnya.

“Pada saat perjalanan pulang sekitar pukul 07.00 WIB, granat ditemukan oleh Sdri Ayla kemudian diperlihatkan kepada ayahnya. Kemudian Mustakim melarang dan mengamankan granat tersebut,” jelasnya.

Setelah berkonsultasi dengan Teguh (anggota Polri Kabupaten Semarang) dan Sudiro (anggota Koramil Tingkir), mereka menyarankan agar granat dikembalikan ke tempat semula dan aparat setempat segera dihubungi.

“Awalnya sempat dikira harta karun. Tapi ternyata granat jenis nanas,” terangnya.di lokasi, hingga berita ini diturunkan, area penemuan sudah diamankan oleh Polres Salatiga dengan pemasangan police line. Selain itu, tim juga berkoordinasi dengan Gegana Polda Jateng untuk langkah pengamanan lebih lanjut, termasuk kemungkinan disposal (penjinakan bahan peledak).

AKBP Veronica saat diwawancarai media

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]