URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pria ditemukan meninggal dunia di Kawasan Perhutani Kaliancar RW 2, Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang pada Kamis (23/12/2021)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Warga Ngaliyan Ditemukan Meninggal Dunia Akibat Terjatuh Dari Pohon Di Kawasan Perhutani

Warga Ngaliyan Ditemukan Meninggal Dunia Akibat Terjatuh Dari Pohon Di Kawasan Perhutani

Warga Ngaliyan Ditemukan Meninggal Dunia Akibat Terjatuh Dari Pohon Di Kawasan Perhutani

featured-img

SEMARANG – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di Kawasan Perhutani Kaliancar RW 2, Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang pada Kamis (23/12/2021) sekira pukul 06.00 WIB.

Informasi yang diperoleh, korban bernama Suradi (54) warga Kalikangkung Gondoriyo RT 3 RW1, Kelurahan Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang. Kanitreskrim Polsek Ngaliyan, Iptu Budi Setyono menjelaskan, penyebab korban meninggal yaitu akibat terjatuh dari pohon.

“Korban manjat pohon, kayaknya mau ngambil daun terus patah (rantingnya) terus jatuh dan tidak ada yang tahu,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka parah pada bagian kepala hingga mengakibatkan nyawanya tidak tertolong.

Insiden itu bermula ketika korban pada Rabu (22/12), sekira pukul 08.00 WIB, korban pergi ke hutan jati milik perhutani di wilayah Kelurahan Podorejo Ngaliyan Kota Semarang. Namun sampai larut malam korban yang ditunggu keluarga di rumah tidak lalu keeseokan harinya mendapati korban dalam keadaan terlentang didekat pohon pisang dengan kaki kanan posisi diatas.

“Setelah dilakukan pengecekan anggota Polsek Ngaliyan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan,” tuturnya.

“Keluarga korban menerima kematian korban dengan membuat surat pernyataan. Lalu jasad korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih predikat terbaik nasional 2026 berkat inovasi wisata edukatif “Super Daddy”. Penghargaan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada Kepala Desa Lerep Sumaryadi saat Harganas 2026, Rabu (8/7/2026), sebagai apresiasi atas program kebersamaan ayah dan anak yang telah diikuti sekitar 500 keluarga.
Kampung KB Lerep Jadi Terbaik Nasional, Paket Wisata "Super Daddy" Antar Ayah Lebih Dekat dengan Anak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"