RASIKAFM.COM | SALATIGA – Belasan ibu pensiunan dari pejabat Pemkot Salatiga tampil memukau di acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu malam ( 23/5/2026). Kehadiran grub hadroh yang diberi nama Ukti Salam Bernada ( USB). Tentu memberi warna lain hiburan dimalam minggu.
Kepada rasikafm.com, Ketua Hadroh Ukhi Salam Bernada, Nunuk Dartini, S.Pd,M.Si menjelaskan, lahirnya hadroh modern ini tidak hanya menggunakan alat keprok dan rebana/terbang, namun ada drum, orgen, keyboard dan tamborin. “ Grub ini baru kita bentuk pada 28 Februari 2026, dengan jumlah anggota 17 orang, personilnya mantan pejabat Pemkot Salatiga,” jelas Nunuk.
Menurut Nunuk, ide awal terbentuknya grub hadroh ini bermula dari komunitas pensiunan Pemkot Salatiga yang tergabung dalam Salam ( Sahabat Lama Salatiga) saat akan halal bihalal di bulan Maret lalu. Kemudian muncul ide untuk mengisi acaranya dengan hadroh. “ Akhirnya kita tetap tampil. Untuk alat milik sendiri dan disuport oleh para suami kita,” imbuh Nunuk yang pegang Drum ini.
Dikatakan Nunuk, ke-17 personil hadroh penuh semangat dalam berlatih yang dimentori pelatih hadroh Aan Dwi Suwanto, sehingga tidak butuh waktu lama maka grub hadroh ini sudah mahir dalam menghibur penonton. Bahkan grub ini sudah ditanggap ke sejumlah daerah di sekitar Salatiga.” Kita sudah tanggapan dan dibayar lho, tapi visi misi kita sebenarnya tidak itu, kami kumpulan pensiunan yang ingin tetap berkarya. Kami pernah ditanggap di Jambu, Suruh, Banyumili, ke depan mau ditanggap di Ampel, Boyolali. Untuk tarifnya, rahasia,” imbuh mantan kepala dinas Pendidikan kota Salatiga ini.

Selain grub hadroh, mereka juga membuat grub line dance dengan nama Pesona Liuk Bunda dan juga dancing harmoni. “ Jadi liuknya mempesona dan kami rutin melakukan latihan. Jadi selain ajang silaturahmi, juga dapat sehatnya,” ujarnya.
Sementara itu bagi Aan Dwi Suwanto, pelatih hadroh mengaku meski rata rata usia anggota USB diatas 60 tahun, namun semanggat dan daya ingat mereka masih cukup bagus, terbukti saat dilatih lagu baru dan irama music mereka cepat beradaptasi. “Setiap kali Latihan bagi kami tidak begitu susah untuk mengajarkan meraka alunan nada dan vocal, sehingga meski baru terbentuk grup ini cukup bisa dibanggakan”. Kata Aan.