URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Salatiga menggelar apel untuk mengantisipasi jatuhnya korban saat terjadi bencana, yang melibatkan seluruh personel serta instansi terkait. Apel ini diadakan di halaman Mapolres Salatiga pada hari Senin, 9 Desember 2024, sebagai bagian dari persiapan menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi di wilayah tersebut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Antisipasi Jatuhnya Korban Saat Bencana, Polres Salatiga Gelar Apel. Berikut Ulasannya

Antisipasi Jatuhnya Korban Saat Bencana, Polres Salatiga Gelar Apel. Berikut Ulasannya

Antisipasi Jatuhnya Korban Saat Bencana, Polres Salatiga Gelar Apel. Berikut Ulasannya

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari saat mencoba alat
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana, Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari memimpin Apel Siaga Tanggap Bencana dan pergelaran sarana dan prasarana (Sarpras) di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Senin (09/12/2024).

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, seperti TNI, Polri, Satpol PP, BPPD, Tagana, PMI, hingga kelompok relawan di wilayah Kota Salatiga.

Dalam amanatnya, Kapolres Salatiga menegaskan pentingnya sinergi semua pihak dalam menghadapi potensi bencana. “Yang terpenting adalah masyarakat jauh dari bencana, dan kita bersama-sama bisa menjauhkan masyarakat dari bencana,” ujar AKBP Aryuni Novitasari.

Berdasarkan data, di Jawa Tengah sepanjang tahun 2024 telah terjadi 138 bencana alam dengan korban meninggal dunia 32 orang dan 2 orang hilang. Meski Kota Salatiga memiliki risiko bencana yang relatif kecil, kewaspadaan tetap menjadi prioritas.

Kapolres juga menekankan pentingnya koordinasi multipihak dan kesiapan sarana, jalur evakuasi, serta partisipasi masyarakat dalam membangun budaya siaga bencana.

Apel ini ditutup dengan pengecekan Sarpras oleh Kapolres Salatiga bersama pejabat BPPD dan Polres Salatiga untuk memastikan semua peralatan siap digunakan dalam situasi darurat.

Aryuni saat diwawancarai wartawan

BACA JUGA :

Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi 2026 pada 8-21 Juni 2026 untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Selain edukasi dan pencegahan, polisi juga menindak pelanggaran melalui ETLE dan tilang manual, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang ditutup, dilipat, atau dimodifikasi demi menghindari kamera pengawas lalu lintas.
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai 8 Juni, Pelat Nomor yang Dimodifikasi Jadi Sasaran Utama
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Semarang merotasi sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran melalui upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolres AKBP Ratna Quratul Ainy pada Rabu (6/5/2026) sebagai bagian penyegaran organisasi, pengembangan karier personel, serta peningkatan profesionalitas dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Mutasi Besar di Polres Semarang, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti Posisi
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyoroti tingginya kerentanan perempuan terhadap tindak kriminal saat peringatan Hari Kartini di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Selasa (21/4/2026). Ia mendorong korban berani melapor karena kepolisian menyediakan pendampingan hukum dan psikologis, sekaligus menekankan peran perempuan dalam keluarga dan menjaga kamtibmas.
Perempuan Rentan Jadi Korban Kejahatan, Kapolres Semarang Ajak Berani Lapor dan Perkuat Peran di Keluarga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia