URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemandangan unik terlihat saat peringatan upacara HUT 77 RI di Lapangan Pancasila Semarang, Rabu (17/8/2022). Yaitu, adanya buruh migran yang memberikan bendera merah putih ukuran besar kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bendera Merah Putih Raksasa dari Buruh Migran untuk Ganjar

Bendera Merah Putih Raksasa dari Buruh Migran untuk Ganjar

Bendera Merah Putih Raksasa dari Buruh Migran untuk Ganjar

featured-img

SEMARANG  – Pemandangan unik terlihat saat peringatan upacara HUT 77 RI di Lapangan Pancasila Semarang, Rabu (17/8/2022). Yaitu, adanya buruh migran yang memberikan bendera merah putih ukuran besar kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Suasana nasionalisme tergambar jelas di lokasi upacara tersebut.  Ganjar menerima bendera dengan hidmat. Lantas, bendera dibentangkan bersama Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, Sekda Jateng Sumarno, serta para perwakilan buruh migran.

Gubernur Jateng menyampaikan apresiasinya kepada para buruh migran yang memberikan bendera merah putih ukuran besar.

“Sebenarnya ini sudah lama sekali sejak Oktober tahun lalu.  Mereka luar biasa, menjahit sendiri, mereka cari donasi sendiri, patner sendiri.
Sebenarnya itu ekspresi yang ingin mereka sampaikan bahwa iya kami dari buruh juga berkontribusi. Kami dari masyaraat yang mungkin termajinalkan juga bisa berkontribusi,” kata Ganjar di lokasi.

Menurutnya, para buruh itu menunjukkan kecintaaan pada bangsa dan negara. Mereka sebelumnya memang ingin menyerahkannya sejak lama, namun Ganjar menyampaikan agar diberikan saat peringatan HUT RI.

“Saya sampaikan, kamu ikut upacara saja . Kamu ikut hadir dan diserahkan di upacara. Alhamdulillah, semua tadi ikut pengibarannya sebagai satu simbol penerimaan kita,” ujarnya.

Perwakilan buruh migran, Novi Kurniasih menyampaikan, pihaknya memang sengaja memberikan bendera merah putih yang mereka jahit sendiri oleh 150 orang, selama tiga bulan. Dengan ukuran panjang bendera sekitar 22,5 meter.

“Bendara ini dari awal dijahit, akan diserahkan ke bapak gubernur dan diinisiatori oleh buruh migran Indonesia dari DPW SBMI (Dewan Perwakilan Wilayah Serikat Buruh Migran Indonesia) Jateng dan diikuti oleh 45 organisasi,” terangnya.

Pihjaknya berharap melalui komunikasi tersebut akan mempercepat diterbitkannya Perda Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Mengingat Jateng merupakan salah satu pengirim buruh migran terbesar nomor dua.

“Kami juga sudah koordinasi dengan Komisi E bahwa akan dibahas nanti 2023. Saya juga berharap Disnakertrans Jateng berperan aktif diterbitkannya perda,” ujarnya. ini, juga disertai perlindungan ABK karena ABK di seluruh Indonesia meninggal paling banyak dari Jateng,” ucapnya.

BACA JUGA :

Ratusan warga Desa Butuh, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang menggelar jalan sehat Minggu (24 Agustus 2025) untuk memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia dengan penuh kemeriahan. Acara yang diikuti warga dari sebelas dusun ini menghadirkan peserta berbagai usia, dari anak-anak hingga orang tua, yang tampil kreatif mengenakan pakaian jadul, busana merah putih, hingga atribut bertema solidaritas Palestina.
Ratusan Warga di Desa Butuh Tengaran ikuti Jalan Sehat dengan Menggunakan Pakaian Jadul
Hari Minggu (24 Agustus 2025) warga RW 07 Magersari Tegalrejo, Salatiga menggelar momen bersejarah berupa pembentangan bendera merah putih sepanjang 170 meter yang bukan hanya sekadar simbol seremonial, melainkan penuh makna kebersamaan dan nasionalisme.
Mantab! Warga RW 07 Magersari Tegalrejo Salatiga Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 170 Meter
Sebanyak tujuh narapidana di Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, memperoleh kebebasan setelah menerima remisi pada momentum HUT ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025). Kepala Lapas Kelas IIA Ambarawa, Subakdo Wulandoro, menyebutkan total 602 warga binaan mendapat pengurangan masa hukuman, dengan tujuh di antaranya langsung bebas, termasuk Supriyanto asal Salatiga.
7 Narapidana Lapas Ambarawa Langsung Bebas Setelah Terima Remisi HUT ke-80 Kemerdekaan RI
Sebanyak 69 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Salatiga menerima Remisi Umum dan 86 lainnya mendapatkan Remisi Dasawarsa bertepatan dengan HUT ke-80 RI yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan di Lapangan Pancasila, Minggu (17/8/2025).
Terima Remisi 3 Warga Binaan Rutan Salatiga Langsung Bebas
Anindya Putri Aprilia, siswi SMAN 3 Salatiga, terpilih menjadi wakil Jawa Tengah sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional yang bertugas di Istana Negara pada peringatan HUT ke-80 RI, Minggu (17/8/2025), setelah menyisihkan 68 peserta seleksi dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Bikin Bangga! Anindya Putri Aprilia, dari SMAN 3 Salatiga Anggota Paskibraka 2025
Paguyuban Widiani Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga yang terdiri dari tenaga pendidik, kependidikan, keamanan, kebersihan, serta perwakilan mahasiswa mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Minggu (17/8) di halaman Gedung KH. Hasyim Asyari Kampus III dengan mengenakan pakaian tradisional secara khidmat.
Kenakan Pakaian Tradisional Paguyuban Widiani UIN Salatiga Gelar Upacara HUT ke-80 RI

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting