URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kabupaten Semarang semakin dikenal di kalangan wisatawan mancanegara, terutama dari Amerika Serikat. Salah satu destinasi unggulannya, Kompleks Candi Gedongsongo, yang berada di Kecamatan Bandungan menjadi magnet bagi para turis yang ingin menikmati keindahan alam dan budaya lokal.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Candi Gedongsongo Jadi Destinasi Favorit Turis Amerika, Angkat Potensi Alam dan Budaya Lokal

Candi Gedongsongo Jadi Destinasi Favorit Turis Amerika, Angkat Potensi Alam dan Budaya Lokal

Candi Gedongsongo Jadi Destinasi Favorit Turis Amerika, Angkat Potensi Alam dan Budaya Lokal

Turis asal Amerika Serikat naik kuda untuk berkeliling Candi Gedongsongo, Rabu (4/12/2024). Foto: win
Turis asal Amerika Serikat naik kuda untuk berkeliling Candi Gedongsongo, Rabu (4/12/2024). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kabupaten Semarang semakin dikenal di kalangan wisatawan mancanegara, terutama dari Amerika Serikat. Salah satu destinasi unggulannya, Kompleks Candi Gedongsongo, yang berada di Kecamatan Bandungan menjadi magnet bagi para turis yang ingin menikmati keindahan alam dan budaya lokal.

Kedatangan mereka di situs peninggalan Dinasti Syailendra ini disambut Tari Prajuritan dan welcome drink berupa kopi lokal. Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistyowati, Gedongsongo memiliki daya tarik luar biasa.

“Ini kesempatan baik, potensi luar biasa, dan udara terbersih. Ini harus dipromosikan terus. Ternyata ratingnya tertinggi, mereka akan kembali lagi ke sini, mereka asyik dan enjoy di Gedongsongo,” ungkapnya ditemui di Candi Gedongsongo, Rabu (4/12/2024).

Wiwin menjelaskan, sejak Oktober Gedongsongo sudah menerima empat kunjungan turis Amerika. Wisatawan datang dalam jumlah besar terutama saat kapal pesiar berlabuh. Sedangkan di hari biasa, jumlah pengunjung cenderung lebih sedikit.

“Paling sekitar 2 atau 4 (wisatawan mancanegara) yang datang pas akhir pekan,” kata dia.

Wiwin menambahkan, turis-turis sangat menikmati aktivitas berkuda di kawasan terbuka dan menyukai suasana alam yang segar. Souvenir berbahan eceng gondok turut menjadi bagian dari promosi budaya lokal.

“Upaya ini sekaligus untuk mendukung UMKM setempat,” ujarnya.

Sementara Aji Rahmawan, seorang tour operator, menjelaskan bahwa rombongan turis yang datang kali ini berjumlah 49 orang. Mereka naik kapal pesiar Viking Venus untuk mengunjungi Gedongsongo dalam trip bertajuk “Hill Top,” menikmati panorama candi di atas bukit dengan berkuda, kemudian bersantap siang sebelum kembali ke kapal.

“Waktunya terbatas hanya beberapa jam, sehingga mereka memanfaatkannya dengan maksimal untuk menikmati sisi lain Semarang saat kapalnya bersandar,” terangnya.

Selain Gedongsongo, destinasi lain di Kabupaten Semarang juga dikunjungi. Misalnya Museum Kereta Api Ambarawa. “Turis dapat menikmati pengalaman naik kereta uap klasik yang menawarkan nostalgia sejarah dan keindahan pemandangan,” paparnya. (win)

BACA JUGA :

Ribuan warga memadati Halaman Pemerintah Kota Salatiga pada 21 Juni 2026 dalam gelaran Dolan Solotigo 2026. Acara yang dibuka Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menghadirkan fun run, fun bike, zumba, biliar, dan bazar UMKM. Melalui kolaborasi berbagai komunitas, kegiatan ini digelar untuk memperkuat pariwisata berbasis pengalaman sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan promosi Kota Salatiga sebagai destinasi wisata unggulan.
Ajang Dolan Solotigo! Ribuan Warga Lari, Gowes, dan Nikmati Serunya Wisata Kota
Lokasi wisata alam baru di perbatasan Desa Lerep dan Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, ramai dikunjungi wisatawan setelah viral di media sosial dalam tiga pekan terakhir. Popularitas kawasan dengan aliran air jernih dari lereng Gunung Ungaran itu bermula dari konten yang dibuat Karang Taruna Desa Lerep bersama mahasiswa KKN UPGRIS dan UNNES.
Ini Dia Kalipangus, Obyek Wisata Dadakan yang Viral di Ungaran
Penambahan wahana wisata dilakukan Pemkab Semarang di Bukit Cinta, Desa Kebondowo, Banyubiru, Senin (16/3/2026), dengan menghadirkan permainan air, aviary, playground, dan gokart guna menarik kunjungan wisatawan serta memberikan destinasi rekreasi ramah keluarga saat libur Idulfitri.
Wahana Baru Bukit Cinta Siap Sambut Wisatawan Saat Libur Lebaran
Patirtan Penjawi Resto dan Resort resmi diluncurkan di Desa Plumbon, Suruh, Kabupaten Semarang, Minggu (15/2/2026). Owner Iwan Gunawan Herdiwanto menghadirkan wisata pemandian alami dengan sensasi ikan dewa untuk relaksasi dan pengalaman spiritual. Konsep alam, sejarah, resto Nusantara, dan penginapan bernuansa desa menjadi daya tarik jelang Ramadan.
Sering “Kungkum” di Patirtan Penjawi Resto dan Resort, Wajah Terlihat Awet Muda

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

26 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10
26 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter, Pesisir Utara Jawa Tengah Waspada Rob
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan Semarang terjadi pada Jumat (26/6/2026) pukul 06.00–10.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 26 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,2 derajat Celsius dengan kelembapan 92 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Jawa Tengah bagian timur pada siang hingga awal malam.
26 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Sebagian Wilayah Jawa Tengah Timur Berpotensi Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 26 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00...
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. BPS menekankan profesionalisme petugas dan mengapresiasi respons kooperatif masyarakat guna menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi.
Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai...
Speling Jadi Program Unggulan Ahmad Luthfi, Tuai Apresiasi dari Bappenas
Speling Jadi Program Unggulan Ahmad Luthfi, Tuai Apresiasi dari Bappenas
Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendapat apresiasi dalam Forum Group Discussion Penilaian Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah 2026 di Kantor Bappeda Jateng,...
AIR BERSIH
Antisipasi Kekeringan di Sejumlah Wilayah, Pemkab Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih
Pemerintah Kabupaten Semarang menyiapkan berbagai langkah untuk menghadapi musim kemarau 2026, termasuk mengalokasikan 150 tangki air bersih bagi warga terdampak kekeringan. Bantuan melalui BPBD, Baznas,...
Muat Lebih

POPULER

Pembangunan akses On/Off Ramp Pattimura di Kota Salatiga terus menunjukkan perkembangan dengan progres konstruksi mencapai 13,2 persen hingga Juni 2026. Proyek yang dikerjakan PT Trans Marga Jateng ini ditargetkan mulai beroperasi pada Januari 2027 untuk memperkuat konektivitas dengan Tol Semarang–Solo, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, pendidikan, dan pariwisata di wilayah Salatiga dan sekitarnya.
Akses Tol Pattimura Salatiga Dikebut, Progres Sudah 13,2 Persen dan Ditarget Beroperasi Awal 2027
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Menuju Era Baru Trans Semarang Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Menuju Era Baru Trans Semarang: Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan