URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
AKBP Veronica resmi menjabat sebagai Kapolres Salatiga menggantikan AKBP Aryuni Novitasari, yang telah memimpin selama 1 tahun 8 bulan 20 hari. Serah terima jabatan berlangsung di Mapolda Jateng dan dipimpin oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, sebelum dilanjutkan dengan acara kenal pamit di Pemkot Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dua Periode Berturut turut Jabatan Kapolres Salatiga diisi Polwan

Dua Periode Berturut turut Jabatan Kapolres Salatiga diisi Polwan

Dua Periode Berturut turut Jabatan Kapolres Salatiga diisi Polwan

Kapolres Salatiga yang baru AKBP Veronica saat berikan sambutan perkenalan
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dua Periode berturut-turut orang nomor satu di Jajaran kepolisian Resort (Polres) Salatiga Polda Jateng dipimpin oleh Seorang Polwan, AKBP Veronca, secara resmi menggantikan AKBP Aryuni Novitasari, yang telah menjabat sebagai Kapolres Salatiga selama 1 Tahun 8 Bulan 20 hari.

Jumat, 21/03/2025, setelah menjalani serah terima jabatan di Mapolda Jateng yang dipimpin Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, bersama Kapolres Lain di Jajaran Polda Jateng, selanjutnya menggelar acara kenal Pamit di Pemkot Salatiga.

Veronica merupakan Alumni Akpol Tahun 2005, sebelum menjabat sebagai Kapolres Salatiga merupakan Kasubbag Di Dit Binmas Polda Jateng.

Dalam sambutannya Aryuni Novitasari, menyampaikan bahwa Pergantian Jabatan adalah bagian dari tour of duty, tour of area, sekaligus pengembangan karier anggota Polri, terimakasih atas dukungan seluruh pihak baik Jajaran Forkopimda Kota Salatiga, Tokoh Agama maupun Tokoh masyarakat, serta elemen masyarakat terhadap lainnya dalam mewujudkan Kota Salatiga yang aman dan kondusif, khususnya jajaran anggotanya yang penuh dedikasi dan loyalitasnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

“Setelah menjabat selama 1 Tahun 8 Bulan 20 hari, Kota Salatiga seperti Kota kelahirannya sendiri, dengan hawa yang sangat sejuk, dengan masyarakat yang penuh toleransi, dan mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekurangan dalam kepemimpinannya “, ungkap Aryuni.

Setelah memperkenalkan diri dan keluarganya, Veronica memohon dukungan semua pihak agar dapat melaksanakan tugas di Kota Salatiga, melanjutkan kepemimpinan sebelumnya dan menyiapkan inovasi guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjalin sinergi dengan semua pihak.

“Kita mulai dari Operasi Ketupat Candi 2025 yang sebentar lagi akan kita laksanakan, semoga bisa menjadikan Mudik Aman Keluarga Nyaman” tutup AKBP Veronica.

Acara kenal Pamit yang dihadiri seluruh Jajaran Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, elemen mahasiswa dan tamu undangan lainnya termasuk awak media di Kota Salatiga terasa sangat hangat dengan diakhiri buka bersama.

Suasana perkenalan Kapolres

BACA JUGA :

Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi 2026 pada 8-21 Juni 2026 untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Selain edukasi dan pencegahan, polisi juga menindak pelanggaran melalui ETLE dan tilang manual, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang ditutup, dilipat, atau dimodifikasi demi menghindari kamera pengawas lalu lintas.
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai 8 Juni, Pelat Nomor yang Dimodifikasi Jadi Sasaran Utama
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Semarang merotasi sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran melalui upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolres AKBP Ratna Quratul Ainy pada Rabu (6/5/2026) sebagai bagian penyegaran organisasi, pengembangan karier personel, serta peningkatan profesionalitas dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Mutasi Besar di Polres Semarang, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti Posisi
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyoroti tingginya kerentanan perempuan terhadap tindak kriminal saat peringatan Hari Kartini di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Selasa (21/4/2026). Ia mendorong korban berani melapor karena kepolisian menyediakan pendampingan hukum dan psikologis, sekaligus menekankan peran perempuan dalam keluarga dan menjaga kamtibmas.
Perempuan Rentan Jadi Korban Kejahatan, Kapolres Semarang Ajak Berani Lapor dan Perkuat Peran di Keluarga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia