URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, membuka Seminar Pemanfaatan Kecerdasan Buatan di Kota Semarang, yang diikuti oleh 300 kepala dinas komunikasi informatika dari provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Penyelenggaraan seminar ini menjadi bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) Google Indonesia dan Extremax.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Google Indonesia dan Extremax Gelar Seminar AI untuk Penguatan Data Center Pemerintah Kota Semarang

Google Indonesia dan Extremax Gelar Seminar AI untuk Penguatan Data Center Pemerintah Kota Semarang

Google Indonesia dan Extremax Gelar Seminar AI untuk Penguatan Data Center Pemerintah Kota Semarang

Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, membuka Seminar Pemanfaatan Kecerdasan Buatan di Kota Semarang, yang diikuti oleh 300 kepala dinas komunikasi informatika dari provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Penyelenggaraan seminar ini menjadi bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) Google Indonesia dan Extremax.
Foto:/IST
Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat membuka Seminar Pemanfaatan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Kota Semarang yang diikuti 300 Kepala Dinas Komunikasi Informatika provinsi dan kabupaten/ kota se-Indonesia, di Hotel Patra, Kota Semarang, Kamis (16/3/2023).
featured-img

Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menekankan pentingnya integrasi sistem dalam digitalisasi berbagai program pemerintahan. Hal ini disampaikan Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita G Rahayu saat membuka Seminar Pemanfaatan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Kota Semarang yang diikuti 300 Kepala Dinas Komunikasi Informatika provinsi dan kabupaten/ kota se-Indonesia, di Hotel Patra, Kota Semarang, Kamis (16/3/2023).

Penyelenggaraan seminar ini menjadi bagian dari CSR pihak Google Indonesia dan Extremax. Seminar yang dilaksanakan selama 2 hari ini menjadi upaya pemanfaatan teknologi komputasi awan atau cloud untuk penguatan data center Pemerintah Kota Semarang.

“Saat ini kita bersyukur berbagai pelayanan pemerintahan dilaksanakan dengan pemanfaatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Karenanya mau tidak mau, suka tidak suka harus belajar dan menyesuaikan digitalisasi meski tergagap-gagap,” lanjut Mbak Ita.

Dirinya, lebih lanjut juga berterima kasih kepada pihak Google Indonesia dan Extremax atas dukungan dan bantuan dalam penguatan SPBE ini.

Pemanfaatan teknologi digital, lanjutnya, menjadi sebuah alat yang membuat berbagai pelayanan publik dan sistem pemerintahan dapat termonitor, transparan dan berkelanjutan. Kota Semarang saat ini memiliki 10 ribu titik CCTV dengan sistem analitik untuk deteksi dini dan analisa pengamanan, penanganan sampah, banjir, kebencanaan, kesehatan dan lainnya.

Dicontohkannya, dengan pemanfaatan teknologi para pelaku pengrusakan rantai pagar pembatas jalan dan pungutan parkir liar di sekitaran Jl Agus Salim Semarang dapat tertangkap secara cepat.

Mbak Ita pun berharap Seminar Pemanfaatan Kecerdasan Buatan ini dapat menjadi ajang tukar ilmu dan pikiran untuk memaksimalkan pemanfaatan SPBE. Dirinya, juga menggandeng akademisi perguruan tinggi negeri dan swasta yang menjadi satu paket dalam pengembangan digitalisasi sistem pemerintahan. “Dukungan SDM dari akademisi adalah satu paket stakeholder yang berperan dalam inovasi program,” ungkap Mbak Ita.

Di waktu bersamaan, dirinya juga meresmikan Aplikasi Srikandi yang memanfaatkan digitalisasi dalam bidang kearsipan. Sistem yang dilaunching ini diharapkan dapat mendokumentasikan berbagai arsip secara lebih aman, berkelanjutan dan memudahkan dalam pencarian sekaligus pemanfaatan.

BACA JUGA :

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target
Produksi padi Jawa Tengah hingga Juli 2026 diproyeksikan mencapai 6,69 juta ton gabah kering giling (GKG) atau 63,43 persen dari target 10,5 juta ton. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan capaian tersebut saat panen raya di Sukoharjo, Rabu (24/6/2026), sekaligus meminta seluruh daerah mengantisipasi potensi kemarau panjang melalui pipanisasi, pembangunan sumur, distribusi pompa air, dan penguatan sarana pertanian guna menjaga produktivitas serta ketahanan pangan.
Padi Jateng Tembus 6,69 Juta Ton, Ribuan Pompa Disiapkan untuk Sawah Saat Kemarau
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging