URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyebut diperbolehkannya aktivitas mudik lebaran tahun ini sebagai kado terindah dari Presiden RI, Joko Widodo. Hal itu dituturkan saat Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut ditemui di Balaikota Semarang, Kamis (24/3).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hendi Sebut Kebijakan Boleh Mudik Jadi Kado Terindah dari Jokowi

Hendi Sebut Kebijakan Boleh Mudik Jadi Kado Terindah dari Jokowi

Hendi Sebut Kebijakan Boleh Mudik Jadi Kado Terindah dari Jokowi

featured-img

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyebut diperbolehkannya aktivitas mudik lebaran tahun ini sebagai kado terindah dari Presiden RI, Joko Widodo. Hal itu dituturkan saat Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut ditemui di Balaikota Semarang, Kamis (24/3). Dirinya pun secara terbuka menitipkan pesan agar masyarakat dapat mempersiapkan aktivitas mudiknya agar lancar.

“Ya kepada sedulur – sedulur selamat berpuasa di bulan Ramadhan, sekaligus selamat mendapatkan kado terindah dari Pak Jokowi, boleh mudik,” tutur Hendi. “Mudah – mudahan perjalanannya lancar, selamat, sehat. Pastikan sedulur – sedulur sudah memenuhi syarat untuk mudik, termasuk booster, maka yang belum melaksanakan vaksin ketiga saya menghimbau untuk segera dilengkapi,” pesannya.

Sementara itu, Hendi pun memastikan pihaknya akan siap menyambut dan melayani para pemudik, baik yang bertujuan akhir di Kota Semarang maupun yang akan melanjutkan perjalanan ke daerah lain. Lebih lanjut dirinya mengungkapkan akan melakukan koordinasi dengan Forkopimda Kota Semarang, termasuk pihak kepolisian guna memastikan pelayanan berjalan lancar dan nyaman bagi pemudik.

Tak hanya itu, Hendi juga memastikan pihaknya akan mengecek seluruh infrastuktur jalan untuk pemudik yang menempuh jalur darat, agar nyaman untuk dilalui. Salah satunya pengecekan dan perbaikan akan difokuskan pada daerah – daerah cekungan yang berpotensi terjadi genangan.

“Untuk pelayanan publik bagi pemudik sendiri di Kota Semarang sendiri, sesuai pengalaman sebelumnya menerima para pemudik dari berbagai daerah, kami juga akan mendirikan posko mudik dengan layanan kesehatan dan istirahat bagi pemudik,” ungkap Hendi.

Selain itu untuk proses screening sendiri Hendi akan memaksimalkan pemanfaatan aplikasi peduli lindungi bagi pemudik. Untuk itu Hendi berharap semua pemudik dalam kondisi sehat, serta yang terpenting sudah melakukan vaksinasi hingga vaksin booster.

Meskipun begitu dirinya menekankan tetap akan menyiapkan tempat karantina bagi pemudik yang ditemukan terpapar Covid-19. “Tujuh tempat karantina telah kita siapkan dengan total 700 bed dan pelayanan makan 3 kali sehari serta tenaga medis bagi pasien OTG. Selain itu ada 20 rumah sakit bagi pasien dengan gejala berat,” terangnya. “Tapi untuk saat ini baru 1 rumah karantina di Kota Semarang yang diaktifkan karena penurunan angka covid,” tambahnya.

Tak hanya memastikan kesiapan protokol kesehatan, screening dan kenyamanan pemudik, Hendi pun menyiapkan sejumlah destinasi wisata bagi pemudik. Kekayaan wisata heritage, religi dan kuliner, lanjut Hendi juga akan disiapkan dan dikembangkan untuk menyambut para pemudik.

“Dari sisi kuliner, banyak tempat makan enak mulai dari soto, sop kakap, gudeg, leker, mangut, dan masih banyak lagi yang lain. Kami minta Dinas Pariwisata untuk share info wisata Kota Semarang baik secara offline maupun online melalui medsos,” terang Wali Kota Semarang tersebut.

BACA JUGA :

Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved