URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gaung Earth Hour belakangan ini semakin kencang seiring dengan bertambah banyaknya masyarakat yang peduli terhadap kampanye ini. Mulai banyak yang sadar bahwa dengan mematikan lampu dan beberapa alat elektronik secara serentak yang tidak terpakai selama satu jam dalam satu kota, telah turut membantu menghemat listrik yang dayanya setara dengan satu pembangkit listrik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hotel Aruss Semarang Meriahkan Perayaan Earth Hour Dengan Pertunjukan Teater

Hotel Aruss Semarang Meriahkan Perayaan Earth Hour Dengan Pertunjukan Teater

Hotel Aruss Semarang Meriahkan Perayaan Earth Hour Dengan Pertunjukan Teater

featured-img

SEMARANG – Gaung Earth Hour belakangan ini semakin kencang seiring dengan bertambah banyaknya masyarakat yang peduli terhadap kampanye ini. Mulai banyak yang sadar bahwa dengan mematikan lampu dan beberapa alat elektronik secara serentak yang tidak terpakai selama satu jam dalam satu kota, telah turut membantu menghemat listrik yang dayanya setara dengan satu pembangkit listrik.

Walaupun belum semeriah perayaan Earth Hour di Jakarta atau kota-kota besar lain di dunia, Semarang selalu ikut berperan aktif menyuarakan kampanye ini selama beberapa tahun terakhir. Hotel Aruss Semarang bekerja sama dengan komunitas Earth Hour Semarang tidak kalah antusias menyambut peringatan ini
untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya salah satu aksi kepedulian lingkungan ini.

Acara ini berlangsung di Juwana Jogging Track lantai 7 pada Sabtu, (26/3/2022) lalu mulai pukul 20.30 WIB sampai 21.30 WIB atau disaat momen pemadaman listrik serentak dilakukan di seluruh dunia. Listrik di beberapa public area yang ada di hotel dipadamkan selama satu jam. Dengan menggandeng Teater Diponegoro, Hotel Aruss Semarang menyuguhkan pertunjukan teater dalam gelap bertajuk “Rusak”.

“Pertunjukan ini menceritakan tentang kerusakan lingkungan yang semakin meluas sementara manusia yang tinggal di dalamnya semakin tidak peduli. Sebagai bentuk simbolis perayaan Earth Hour, penerangan berbentuk 60+ dinyalakan di area Juwana Jogging Track tempat acara berlangsung,” ujar Public Relation Hotel Aruss Semarang, Lala Nikmah seperti rilis yang diterima, Senin (28/3/2022).

Suasana semakin khidmat dengan pemutaran video yang menumbuhkan kesadaran agar kita peduli pada lingkungan. Para tamu juga diajak untuk mengikuti Talk Show mengenai anak muda dan lingkungan.

“Management hotel berperan aktif mengajak tamu-tamu yang menginap untuk ikut mendukung kampanye ini dengan mengajak para tamu ikut berkumpul di Juwana Jogging Track. Tim management hotel berharap dengan satu aksi kecil yang dilakukan bersama-sama ini dapat menumbuhkan kebiasaan baru untuk hemat energi dan lebih mencintai lingkungan,” paparnya.

Disisi lain, iamenjelaskan bahwa Jogging Track tempat diadakan acara Earth Hours ini menjadi jogging track tertinggi yang ada di Kota Semarang. Hotel Aruss Semarang merupakan hotel berbintang 4 baru yang hadir dengan 147 kamar terdiri dari kamar Deluxe, Deluxe Premier, Executive, Junior Suite, dan Aruss Suite.

Hotel ini menyediakan fasilitas lengkap untuk tamu dengan tujuan perjalanan bisnis maupun wisata. Sepuluh ruang pertemuan dan satu ballroom tersedia untuk memenuhi kebutuhan rapat, seminar, hingga acara ulang tahun dan pernikahan. Sebuah multifunction hall tersedia di rooftop dengan pemandangan Kota Semarang yang bisa disaksikan dari dinding-dinding kacanya.

Hotel ini juga memiliki dua restoran, satu berlokasi di lantai 3 yaitu Serajoe Restaurant yang menyajikan menu-menu Indonesia, Asia, dan menu lokal serta restoran lainnya berada di rooftop yaitu Vue Resto & Lounge yang menyajikan menu-menu Western.

“Fasilitas lain yang tersedia antara lain kolam renang, jogging track, tiga lantai area parkir, fitness center, sauna, spa and massage, kids club, ATM Center, dan Web Corner di lobby,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
DPRD Kabupaten Semarang meminta Pemerintah Kabupaten Semarang tidak lagi menjadikan pokok-pokok pikiran (pokir) sebagai prioritas pemangkasan anggaran dalam penyusunan APBD 2027 setelah kemampuan keuangan daerah diperkirakan turun lebih dari Rp400 miliar. Permintaan itu disampaikan Senin (13/7/2026), sementara pemerintah menegaskan seluruh usulan pokir tetap harus memenuhi regulasi dan persyaratan administratif sebelum direalisasikan.
Pokir DPRD Kabupaten Semarang 2027 Terancam Dipangkas, Anggota Dewan Siap-Siap Gigit Jari
Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

ASUS menghadirkan ExpertBook PM5 G2 PM5406 di Indonesia untuk mendukung profesional hybrid dan pelaku usaha kecil-menengah melalui performa AI hingga 50 NPU TOPS, layar 14 inci IPS atau OLED, serta keamanan enterprise. Laptop berbasis AMD Ryzen AI 7 445 ini menawarkan RAM hingga 64GB, dual SSD hingga 3TB, Wi-Fi 7, dan bodi ringan mulai 1,27 kilogram.
ASUS Luncurkan ExpertBook PM5 G2, Laptop Bisnis AI untuk Profesional Hybrid
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!