URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Satpas Prototype Satlantas Polres Salatiga menggelar sosialisasi pembuatan SIM bagi pengemudi ojek online di Kota Salatiga, Jumat (28/11/2025). Kegiatan ini menyasar driver ojol untuk meningkatkan pemahaman aturan berlalu lintas melalui pendekatan humanis dengan sarapan gratis dan edukasi prosedur SIM.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jumat Ceria, Puluhan Ojol di Salatiga dapat Sosialisasi SIM, Bonus Makan Soto Gratis

Jumat Ceria, Puluhan Ojol di Salatiga dapat Sosialisasi SIM, Bonus Makan Soto Gratis

Jumat Ceria, Puluhan Ojol di Salatiga dapat Sosialisasi SIM, Bonus Makan Soto Gratis

Satpas Prototype Satlantas Polres Salatiga menggelar sosialisasi pembuatan SIM bagi pengemudi ojek online di Kota Salatiga, Jumat (28/11/2025). Kegiatan ini menyasar driver ojol untuk meningkatkan pemahaman aturan berlalu lintas melalui pendekatan humanis dengan sarapan gratis dan edukasi prosedur SIM.
Foto dok IST
Sejumlah ojol tengah menyimak materi tentang SIM sambil makan soto
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Satpas Prototype Satlantas Polres Salatiga menggelar kegiatan sosialisasi ketentuan dan tata cara pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada komunitas ojek online (ojol) di Kota Salatiga, Jumat 28/11/2025.

Kegiatan dikemas secara humanis dengan menyediakan sarapan gratis bagi para driver ojol di Samping Kantor Satpas. “Kita ajak Ojol yang sedang menunggu orderan di sejumlah titik strategis Salatiga untuk berkumpul. Pendekatan ini mendapat respons positif karena membuat suasana sosialisasi lebih santai dan mudah diterima”. Ujar Baur SIM Aiptu Joko.

Petugas Satpas memberikan penjelasan mulai dari syarat administrasi, alur pembuatan SIM, mekanisme ujian teori dan praktik, hingga pentingnya memiliki SIM sebagai bukti kompetensi dan legalitas berkendara.

“Kami ingin memastikan para pengemudi ojol memahami prosedur penerbitan SIM dan pentingnya tertib administrasi. Dengan pendekatan sarapan gratis ini, sosialisasi terasa lebih dekat dan cair,” ujar Baur SIM Satpas Salatiga, Aiptu Joko Prasetyo, S.H.

Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Darmin menegaskan bahwa pengemudi ojol merupakan mitra strategis dalam menciptakan ketertiban berlalu lintas.

“Kami memberikan perhatian khusus kepada pengemudi ojol karena mereka setiap hari berada di jalan. Dengan memahami aturan dan memiliki SIM yang sah, keselamatan mereka dan pengguna jalan lainnya dapat lebih terjamin,” jelasnya.

Satpas Salatiga berkomitmen terus menghadirkan pelayanan yang humanis dan edukatif, agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya memiliki SIM serta tertib dalam berlalu lintas.
10:00

BACA JUGA :

Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite hingga 18 persen di seluruh SPBU Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama libur sekolah 22 Juni hingga 3 Juli 2026 untuk mengantisasi lonjakan konsumsi BBM akibat meningkatnya kunjungan wisatawan. Penambahan pasokan dilakukan di jalur utama dan kawasan wisata, disertai penguatan distribusi, pengaturan antrean, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Wisatawan Membeludak, Pertamina Siapkan Pertalite Ekstra untuk Jateng-DIY
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg
Ribuan jamaah thariqah dari berbagai daerah menghadiri Silaturahmi Nasional Annitho Aswaja di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan yang dihadiri ulama, habaib, dan tokoh pemerintahan ini digelar untuk memperkuat ukhuwah, konsolidasi organisasi, serta meneguhkan komitmen kebangsaan melalui zikir, tausiyah, baiat kubro, dan pemberdayaan umat.
Habib Luthfi Tegaskan Komitmen Jaga NKRI dalam Silatnas Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah