URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, meresmikan gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Salatiga di Gamol, Kecandran (JLS) Salatiga, Jumat (02/2/24) sore. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan tumpeng, dan pemotongan pita oleh Pj. Gubernur Jawa Tengah didampingi Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kehadiran BPBD Salatiga, Mampu Menopang Kabupaten Tetangga yang Rawan Bencana

Kehadiran BPBD Salatiga, Mampu Menopang Kabupaten Tetangga yang Rawan Bencana

Kehadiran BPBD Salatiga, Mampu Menopang Kabupaten Tetangga yang Rawan Bencana

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, meresmikan gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Salatiga di Gamol, Kecandran (JLS) Salatiga, Jumat (02/2/24) sore. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan tumpeng, dan pemotongan pita oleh Pj. Gubernur Jawa Tengah didampingi Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani.
Foto dok Prokompim
Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana saat meresmikan gedung BPBD Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana meresmikan gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Salatiga di Gamol, Kecandran (JLS) Salatiga, Jumat (02/2/24) sore. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan tumpeng dan pemotongan pita oleh Pj. Gubernur Jawa Tengah didampingi Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani.

BPBD di Kota Salatiga, menurut Nana Sudjana sangat membantu dan menopang daerah-daerah lain di sekitarnya yang rawan bencana. Sehingga, keberadaan BPBD di Kota Salatiga merupakan hal yang sangat positif. Artinya, ada tidak ada, kesiapsiagaan ini tetap disiagakan, terlebih menurut BMKG, Bulan Februari ini merupakan puncak musim penghujan di Jawa Tengah.

“Saya minta kesiapsiagaan harus kita siapkan, keberadaan personil BPBD ini suatu hal yang sangat positif ketika kita bisa membantu tetangga ataupun daerah lain. Dan saya pun berharap kepada para Kepala Pelaksana BPBD Jawa Tengah, BPBD kabupaten/kota di Jawa Tengah supaya anggotanya bisa betul-betul dilatih sehingga mempunyai kemampuan yang betul-betul profesional,” tandas Nana Sudjana.

Meskipun kejadian bencana di Kota Salatiga sangat minim, namun harus tetap dilakukan antisipasi. Bagaimanapun juga, penyelenggaraan penanggulangan bencana memerlukan berbagai sumber daya dari berbagai sektor, seperti sumber daya manusia, sarana prasarana dan anggaran yang jelas. Lebih dari itu, penanganan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah daerah, namun harus dikolaborasikan yang baik baik dengan TNI/Polri serta masyarakat.

Sementara, Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, atas nama Pemerintah mengucapkan selamat kepada BPBD Kota Salatiga atas pembangunan tahap pertama gedung BPBD di JLS. Sebelumnya, BPBD Kota Salatiga menempati Rumah Dinas Sekretaris Daerah (Sekda) di Jl. Seruni 3 Salatiga sebagai markas komando.

“Secara geografis Kota Salatiga relatif aman dari bencana yang besar. Tetapi, daerah-daerah sekitar seperti Boyolali, Kabupaten Semarang bahkan Grobogan memiliki potensi bencana yang besar. Dan kita akan selalu berupaya menjalin kerjasama dan berkolaborasi dengan teman-teman di daerah lain,” ucap Yasip.

Pembangunan gedung BPBD Kota Salatiga berada di atas lahan seluas 8.853 meter persegi. Pembangunan tahap pertama berupa gedung utama Kantor BPBD dengan menggunakan anggaran penetapan APBD Kota Salatiga tahun 2023 senilai Rp 1,3 M. Diharapkan, tahun depan dapat menyelesaikan seluruh bangunan berupa pundalop, aula, gedung perkantoran, garasi kendaraan khusus BPBD serta lapangan.

BACA JUGA :

Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah untuk menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan terintegrasi. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rencana tersebut pada Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), guna memperluas dampak ekonomi pariwisata melalui konektivitas destinasi, penguatan infrastruktur, pengembangan 1.000 desa wisata, serta dukungan platform digital terpadu.
Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah melalui program Sekolah Ramah Anak, pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta pelatihan bagi pelajar bersama Polda Jateng. Dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik bullying dan mendorong pelaporan serta pendampingan korban secara berkelanjutan.
Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan