URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2024, suasana penuh haru dan kehangatan menyelimuti SDN Kebowan 02 Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, pada Senin, 25 November 2024, di mana seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas VI memberikan penghormatan kepada para guru melalui prosesi sungkem.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kejutan di Hari Guru Nasional, Siswa SD Kebowan 02 Suruh Sungkem kepada Guru

Kejutan di Hari Guru Nasional, Siswa SD Kebowan 02 Suruh Sungkem kepada Guru

Kejutan di Hari Guru Nasional, Siswa SD Kebowan 02 Suruh Sungkem kepada Guru

Dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2024, suasana penuh haru dan kehangatan menyelimuti SDN Kebowan 02 Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, pada Senin, 25 November 2024, di mana seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas VI memberikan penghormatan kepada para guru melalui prosesi sungkem.
Foto Arief Rasika
Sejumlah siswa SDN Kebowan 02 saat lakukan sungkem kepada bapak ibu guru
featured-img

RASIKAFM.COM | SURUH – Dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2024, suasana penuh haru dan kehangatan meliputi SDN Kebowan 02 Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, pada Senin (25/11/2024). Seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas VI memberikan penghormatan kepada para guru melalui prosesi sungkem.

Kepala Sekolah SDN Kebowan 02, Yulinar Ayu Widyaningsih, mengungkapkan bahwa prosesi sungkem dilanjutkan dengan pemberian bingkisan dari siswa dan paguyuban orangtua. Kejutan ini merupakan inisiatif murni dari para siswa sebagai wujud rasa terima kasih atas bimbingan dan ilmu yang diberikan oleh guru-guru mereka.

“Anak-anak ini memberikan bingkisan dengan penuh antusias. Bahkan orangtua turut memberikan hadiah berupa hasil panen dari kebun sekolah yang mereka kelola bersama. Kami sangat terharu atas penghormatan ini,” kata Yulinar, kepada Rasika FM.

Salah satu siswa kelas VI, Sakila, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada guru-gurunya yang telah dengan sabar membimbing mereka, khususnya dalam pelajaran-pelajaran yang menantang seperti Matematika.

Peringatan HGN di SDN Kebowan 02 tahun ini menjadi momen berharga untuk mempererat hubungan antara guru, siswa, dan orangtua, sekaligus menjadi motivasi bagi para guru untuk terus memberikan pendidikan terbaik bagi generasi penerus bangsa.

Kepala SDN Kebowan Yulinar Ayu saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Kampus Sahabat Lansia, Kisah UKSW Menjaga Semangat Belajar di Usia Senja
Kampus Sahabat Lansia, Kisah UKSW Menjaga Semangat Belajar di Usia Senja
Pemerintah Kabupaten Semarang kembali mempertegas larangan penjualan dan pengadaan seragam oleh satuan pendidikan setelah polemik dugaan pungutan seragam di SMP Negeri 2 Ungaran. Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro, Jumat (26/6/2026), meminta seluruh kepala sekolah mematuhi Pasal 181 PP Nomor 17 Tahun 2010, mengembalikan mekanisme pengadaan kepada komite sekolah bersama wali murid, serta memastikan sekolah tidak melakukan pungutan maupun pengadaan seragam.
Sekda Kabupaten Semarang Tegaskan Sekolah Dilarang Jual Seragam, Pengadaan Dikembalikan ke Komite
SMP Negeri 2 Ungaran memastikan tidak pernah menjual maupun mengadakan seragam bagi peserta didik baru setelah muncul isu dugaan pungutan seragam. Pada Kamis (25/6/2026), pihak sekolah menyatakan seluruh dana titipan dari sekitar 50 wali murid telah diperintahkan untuk dikembalikan, sementara Pemerintah Kabupaten Semarang menegaskan sekolah wajib mematuhi aturan yang melarang pengadaan dan penjualan seragam di lingkungan pendidikan.
Kepala SMPN 2 Ungaran Tegaskan Tak Ada Pengadaan Seragam di Sekolah
Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang bersama Disdikbudpora meluncurkan program Penyuluh Masuk Sekolah dan Sekolah Pangan Lestari untuk meningkatkan literasi pertanian pelajar serta menarik minat generasi muda menjadi petani. Program yang disiapkan mulai tahun ajaran baru ini hadir sebagai respons atas menurunnya jumlah petani dan dominasi petani berusia di atas 45 tahun yang berpotensi mengancam regenerasi sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.
Atasi Krisis Regenerasi Petani, Dispertanikap dan Disdikbudpora Kabupaten Semarang Luncurkan Program Penyuluh Masuk Sekolah
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?