URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Salatiga telah menyelesaikan penyelidikannya terkait dugaan pelanggaran kampanye oleh Suparman, Kepala Desa Bantal, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, yang menggunakan kendaraan dinas untuk kampanye. Penyelidikan dilakukan di Salatiga dan hasilnya diumumkan pada 15 Oktober 2024

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ketua Bawaslu Salatiga Dayusman Junus Sebut, Tidak Ada Unsur Pidana dalam Kasus Kades Bantal

Ketua Bawaslu Salatiga Dayusman Junus Sebut, Tidak Ada Unsur Pidana dalam Kasus Kades Bantal

Ketua Bawaslu Salatiga Dayusman Junus Sebut, Tidak Ada Unsur Pidana dalam Kasus Kades Bantal

Ketua Bawaslu Salatiga Dayusman Junus. Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu Kota Salatiga) telah menyelesaikan penyelidikannya terkait dugaan pelanggaran kampanye yang melibatkan Suparman, Kepala Desa Bantal, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang. Dugaan tersebut berkaitan dengan penggunaan kendaraan dinas untuk kampanye beberapa waktu lalu.

Namun, hasil penyelidikan Bawaslu Salatiga tidak menemukan adanya unsur pidana dalam kasus ini. “Hasil pemeriksaan tidak terdapat dugaan pidana. Tetapi kami lanjutkan ke Bupati Semarang untuk mendapatkan tindakan administratif,” ujar Ketua Bawaslu Salatiga, Dayusman Junus (15/10/2024).

Dayusman menjelaskan bahwa Bawaslu telah melakukan dua kali pemanggilan terhadap Suparman, namun ia tidak hadir dalam kedua kesempatan tersebut. “Kami sudah melakukan pemanggilan selama dua kali, namun yang bersangkutan tidak hadir,” tambahnya.

Selanjutnya, Bawaslu Salatiga akan mengirimkan surat rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Semarang untuk menindaklanjuti pelanggaran administratif ini. Suparman dianggap melanggar aturan tentang netralitas kepala desa yang diatur dalam Undang-Undang Desa.

Sebelumnya, Bawaslu Salatiga juga melakukan penelusuran terkait dugaan pelanggaran kampanye calon gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Dugaan ini muncul setelah postingan di grup Facebook Jaringan Salatiga Liberal yang memperlihatkan penggunaan sepeda motor dinas berpelat merah untuk kegiatan kampanye pasangan calon Ahmad Luthfi-Taj Yasin.

Dalam foto yang diunggah akun Handrianus HR, terlihat dua orang mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX berplat merah dengan nomor H 6280 XV, yang sedang berhenti di perempatan Tingkir, Kota Salatiga. Mereka tampak mengenakan kaus bergambar pasangan calon tersebut

BACA JUGA :

Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri
DPW PKS Jawa Tengah menargetkan 11 kursi DPR RI guna menembus tiga besar nasional pada Pemilu mendatang. Target ditegaskan dalam Bimtek pimpinan dan anggota legislatif PKS se-Jateng di Yogyakarta, Kamis (12/02/2026). Konsolidasi kader dan penguatan ideologi partai dilakukan untuk menghadapi berbagai kemungkinan sistem pemilu.
Partai Keadilan Sejahtera Jateng Dorong Kemandirian Kader, Targetkan Jadi Partai Papan Atas

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting