URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Semarang akan menyiapkan objek-objek wisata yang dimiliki untuk menyambut kunjungan wisatawan, terutama pemudik pada libur Lebaran 1444 Hijriyah agar semakin nyaman. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu memprediksi terjadi peningkatan arus mudik pada libur Lebaran tahun ini karena tidak ada pembatasan aktivitas masyarakat, sebagaimana pada tahun lalu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Menjelang Libur Lebaran, Pemkot Semarang Fokus Tingkatkan Kesiapan Objek Wisata

Menjelang Libur Lebaran, Pemkot Semarang Fokus Tingkatkan Kesiapan Objek Wisata

Menjelang Libur Lebaran, Pemkot Semarang Fokus Tingkatkan Kesiapan Objek Wisata

Pemerintah Kota Semarang akan menyiapkan objek-objek wisata yang dimiliki untuk menyambut kunjungan wisatawan, terutama pemudik pada libur Lebaran 1444 Hijriyah agar semakin nyaman. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu memprediksi terjadi peningkatan arus mudik pada libur Lebaran tahun ini karena tidak ada pembatasan aktivitas masyarakat, sebagaimana pada tahun lalu.
Foto: Dictio Community
Suasana di kawasan Tugumuda Kota Semarang
featured-img

Semarang – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berencana menyiapkan objek-objek wisata yang dimiliki untuk menyambut kunjungan wisatawan, terutama pemudik pada libur Lebaran 1444 Hijriyah agar semakin nyaman.

“Kami akan mempersiapkan, termasuk terkait wisata-wisata. Karena pastinya banyak (wisatawan, red.),” kata Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di Semarang, Sabtu (8/4/2023).

Ita, sapaan akrab Hevearita memprediksi terjadi peningkatan arus mudik pada libur Lebaran pada tahun ini karena sudah tidak ada pembatasan aktivitas masyarakat, sebagaimana ketika pandemi tahun lalu.

Membeludaknya pemudik, kata dia, tentunya berimbas terhadap tingkat kunjungan wisatawan di destinasi wisata yang ada, termasuk di Kota Semarang sehingga pengelola objek wisata harus bersiap.

“Rencananya, Senin (10/4), kami lakukan rakor (rapat koordinasi) persiapan mudik dengan forkompinda dan instansi vertikal lain. Ya, antisipasi mudik karena tahun ini sudah bebas, tidak ada pembatasan,” ujarnya.

“Kalau tahun lalu masih ada pembatasan-pembatasan. Pastinya, (menyambut) mudik ini harus persiapan, baik jalur darat, jalur masuk, kemudian keluarnya, di bandara, pelabuhan, kereta api, dan tempat-tempat wisata,” katanya.

Apalagi, kata dia, pemerintah telah memperpanjang libur Lebaran, dari semula tanggal 21-26 April 2023 menjadi tanggal 19-25 April 2023 yang akan berdampak besar terhadap kunjungan wisata.

Kota Semarang memiliki banyak destinasi wisata yang menjadi jujugan pelancong, seperti kawasan Kota Lama Semarang yang menyuguhkan pemandangan gedung-gedung zaman kolonial Belanda.

Ada pula, Lawang Sewu yang terletak di sebelah monumen Tugu Muda, yang merupakan museum kereta api (KA) milik PT Kereta Api Indonesia yang nyaris tidak pernah sepi dari pengunjung.

Selain itu, ada beberapa destinasi wisata alternatif yang bisa dijadikan referensi kunjungan, seperti Kampung Jawi Semarang yang baru saja selesai dirampungkan pengerjaannya.

Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Semarang Mohamad Irwansyah menjelaskan pembangunan wisata Kampung Jawi sudah selesai sehingga sudah siap untuk menyambut kunjungan wisatawan.

“Kampung Jawi ini salah satu kampung tematik yang sudah dikembangkan, embrionya sudah tumbuh dulu, akhirnya kita perbaiki. Sekarang sudah cukup lengkap, ada gardu pandang, tempat kuliner, atraksi, dan panggung hiburan,” katanya.

Irwansyah menyarankan untuk berkunjung sore hari karena pemandangannya akan lebih bagus, mengingat lokasi destinasi wisata itu berada di pinggir sungai sehingga sangat cocok untuk menikmati terbenamnya Matahari.

BACA JUGA :

Lokasi wisata alam baru di perbatasan Desa Lerep dan Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, ramai dikunjungi wisatawan setelah viral di media sosial dalam tiga pekan terakhir. Popularitas kawasan dengan aliran air jernih dari lereng Gunung Ungaran itu bermula dari konten yang dibuat Karang Taruna Desa Lerep bersama mahasiswa KKN UPGRIS dan UNNES.
Ini Dia Kalipangus, Obyek Wisata Dadakan yang Viral di Ungaran
Indahnya Toleransi, Pemuda Gereja, Bantu Lancarkan Shalat Idul Fitri Muhammadiyah di Ramayana Salatiga
Indahnya Toleransi, Pemuda Gereja, Bantu Lancarkan Shalat Idul Fitri Muhammadiyah di Ramayana Salatiga
smsfiklc3us1l6i5oxvh
Bupati Semarang: Takbir Keliling Jangan Pakai Sound Horeg, Rutenya Lokalan Saja
Lonjakan pembelian bunga terjadi di Terminal Wisata Bandungan Indah, Kabupaten Semarang, Kamis (19/3/2026), oleh warga dari berbagai daerah menjelang Idulfitri, untuk kebutuhan ziarah dan hiasan rumah, dengan beragam pilihan bunga dijual terjangkau sehingga aktivitas pasar meningkat signifikan.
Jelang Lebaran, Ribuan Warga Serbu Pasar Bunga Bandungan
Penambahan wahana wisata dilakukan Pemkab Semarang di Bukit Cinta, Desa Kebondowo, Banyubiru, Senin (16/3/2026), dengan menghadirkan permainan air, aviary, playground, dan gokart guna menarik kunjungan wisatawan serta memberikan destinasi rekreasi ramah keluarga saat libur Idulfitri.
Wahana Baru Bukit Cinta Siap Sambut Wisatawan Saat Libur Lebaran
Patirtan Penjawi Resto dan Resort resmi diluncurkan di Desa Plumbon, Suruh, Kabupaten Semarang, Minggu (15/2/2026). Owner Iwan Gunawan Herdiwanto menghadirkan wisata pemandian alami dengan sensasi ikan dewa untuk relaksasi dan pengalaman spiritual. Konsep alam, sejarah, resto Nusantara, dan penginapan bernuansa desa menjadi daya tarik jelang Ramadan.
Sering “Kungkum” di Patirtan Penjawi Resto dan Resort, Wajah Terlihat Awet Muda

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah