URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Di Kabupaten Semarang diketahui belum ada buruh atau pekerja yang terkena PHK ataupun efisiensi karyawan. Demikian disampaikan oleh Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Kabupaten Semarang, Sumanta saat dikonfirmasi belum lama ini.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pasar Garmen Lesu Ancam Keberlangsungan Karyawan Perusahaan Tekstil

Pasar Garmen Lesu Ancam Keberlangsungan Karyawan Perusahaan Tekstil

Pasar Garmen Lesu Ancam Keberlangsungan Karyawan Perusahaan Tekstil

featured-img

UNGARAN– Ramainya perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya akibat permintaan pasar global yang menurun, mengancam keberlangsungan karyawan perusahaan tekstil. Meski demikian, di Kabupaten Semarang diketahui belum ada buruh atau pekerja yang terkena PHK ataupun efisiensi karyawan.

Demikian disampaikan oleh Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Kabupaten Semarang, Sumanta saat dikonfirmasi belum lama ini.

“Memang ada perlambatan produksi di sejumlah perusahaan tekstil, garmen dan sepatu yang dinilai mengancam keberlangsungan karyawan,” ujarnya.

Menurutnya, hal itu seiring dengan menurunnya permintaan yang sebagian besar produksi tekstil di Kabupaten Semarang menyasar ekspornya ke Eropa dan Amerika.

“Soal isu resesi 2023 juga sebetulnya sudah mulai terasa di teman-teman meskipun belum terjadi PHK dan efisiensi (karyawan). Belum tahu akhir tahun ini nanti seperti apa,” ungkapnya.

Selain informasi PHK, ia juga menyampaikan belum terdapat adanya pengurangan gaji, maupun karyawan yang dirumahkan. Gaji masih dibayarkan oleh pihak perusahaan tepat waktu.

“Kalau terlambat satu atau dua hari masih wajarlah,” katanya.

Ia menambahkan, jika ada karyawan yang terkena PHK maka pihaknya
akan mengupayakan terkait pesangon para pekerja sesuai kesepakatan dengan perusahaan, bilamana didapati karyawan terkena PHK.

“Kalau dirumahkan biasanya ada kesepakatan, 50 atau 75 persen gaji, lalu juga ada batas waktunya juga,” tandasnya. (win)

 

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta Pemerintah Kabupaten Semarang tidak lagi menjadikan pokok-pokok pikiran (pokir) sebagai prioritas pemangkasan anggaran dalam penyusunan APBD 2027 setelah kemampuan keuangan daerah diperkirakan turun lebih dari Rp400 miliar. Permintaan itu disampaikan Senin (13/7/2026), sementara pemerintah menegaskan seluruh usulan pokir tetap harus memenuhi regulasi dan persyaratan administratif sebelum direalisasikan.
Pokir DPRD Kabupaten Semarang 2027 Terancam Dipangkas, Anggota Dewan Siap-Siap Gigit Jari
Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah