URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy menyebut sosok pembunuh Iwan Boedi merupakan orang yang terlatih dan paham dalam menghilangkan jejak atas aksi kejahatan tersebut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pelaku Pembunuhan Iwan Boedi Disebut Sebagai Sosok yang Terlatih

Pelaku Pembunuhan Iwan Boedi Disebut Sebagai Sosok yang Terlatih

Pelaku Pembunuhan Iwan Boedi Disebut Sebagai Sosok yang Terlatih

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy.
Istimewa
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy.
featured-img

SEMARANG – Penyelidikan terkait pengungkapan siapa dalang atau pelaku pembunuhan Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yakni Iwan Boedi Prasetijo Paulus terus berlanjut.

Pihak kepolisian menyebut sosok pembunuh Iwan Boedi merupakan orang yang terlatih dan paham dalam menghilangkan jejak atas aksi kejahatan tersebut. Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy menjelaskan, pelaku sudah memahami kondisi lokasi CV Family Kawasan Marina Semarang atau tempat Iwan Boedi ditemukan tak bernyawa.[irp posts=”43696″ name=”Polisi Pakai Lie Detector Untuk Interogasi Saksi Kasus Pembunuhan Iwan Boedi”]

“Yang bersangkutan (pelaku) cukup terlatih dan cuku mengetahui lokasi (tempat Iwan ditemukan meninggal). Untuk apakah pelaku profesional? itu masih pendalaman,” ujar Iqbal di Semarang, Senin (10/10/2022).

“Tapi kalau dilihat dari korban dan lokasi yang dia pilih, pasti yang bersangkutan (pelaku) sudah mengetahui lokasi itu dan dia pernah datang ke lokasi itu ditambah yang bersangkutan (pelaku) terlatih,” tambahnya.

Disisi lain, Iqbal menjelaskan pemilihan tempat pleh pelaku dalam mengeksekusi Iwan merupakan lokasi yang hanya mempunyai beberapa pintu masuk. Ditambah di Kawasan Marina juga banyak ada blank spot atau tempat yang tidak tersentuh oleh banyak manusia.

“Diduga yang bersangkutan (Pelaku) sudah mengetahui situasi di sekitar Marina. Karena memang itu hanya ada beberapa lokasi pintu masuk yang dijaga oleh portal. Kemudian disana juga ada blank spot. Artinya yang bersangkutan cukup terlatih,” katanya.

Disisi lain, Iqbal mengaku hingga kini kepolisian sudah memeriksa 25 saksi terkait pembunuhan Iwan Boedi. Puluhan saksi juga akan menjalani interogasi menggunakan Lie Detector.

“Polrestabes berkoordinasi dengan Labfor sudah melaksanakan test Lie Detector Terhadap saksi AG. Test Lie detector juga akan dilakukan kepada saksi yang lain,” imbuhnya.

Sebagai informasi, pembunuhan Iwan Boedi sering dikaitkan dengan salah satu kasus korupsi di Kota Semarang. Sebab, sehari sebelum dinyatakan hilang yakni pada 24 Agustus 2022, Iwan dilaporkan hilang dan diduga dibunuh ketika akan menjalani pemeriksaan atau klarfikasi oleh Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jateng.

Apalagi, Iwan juga telah menyetujui surat undangan sebagai saksi dari kepolisian terkait kasus pensertifikatan tanah fasilitas umum (fasum), fasilitas sosial (fasos) dan utility dari PT. KAL kepada Pemerintah Kota Semarang sebanyak 8 bidang yang bertempat di Kecamatan Mijen Kota Semarang pada tahun 2010-2015. Namun, pada Kamis, 25 Agustus 2022 sesuai surat undangan yang telah diterima, Iwan tidak hadir tanpa adanya pemberitahuan yang jelas.

BACA JUGA :

Produksi padi Jawa Tengah hingga Juli 2026 diproyeksikan mencapai 6,69 juta ton gabah kering giling (GKG) atau 63,43 persen dari target 10,5 juta ton. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan capaian tersebut saat panen raya di Sukoharjo, Rabu (24/6/2026), sekaligus meminta seluruh daerah mengantisipasi potensi kemarau panjang melalui pipanisasi, pembangunan sumur, distribusi pompa air, dan penguatan sarana pertanian guna menjaga produktivitas serta ketahanan pangan.
Padi Jateng Tembus 6,69 Juta Ton, Ribuan Pompa Disiapkan untuk Sawah Saat Kemarau
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Menuju Era Baru Trans Semarang Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Menuju Era Baru Trans Semarang: Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging