KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pelaku Pembunuhan Iwan Boedi Disebut Sebagai Sosok yang Terlatih

Pelaku Pembunuhan Iwan Boedi Disebut Sebagai Sosok yang Terlatih

Pelaku Pembunuhan Iwan Boedi Disebut Sebagai Sosok yang Terlatih

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy.
Istimewa
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy.

SEMARANG – Penyelidikan terkait pengungkapan siapa dalang atau pelaku pembunuhan Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yakni Iwan Boedi Prasetijo Paulus terus berlanjut.

Pihak kepolisian menyebut sosok pembunuh Iwan Boedi merupakan orang yang terlatih dan paham dalam menghilangkan jejak atas aksi kejahatan tersebut. Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy menjelaskan, pelaku sudah memahami kondisi lokasi CV Family Kawasan Marina Semarang atau tempat Iwan Boedi ditemukan tak bernyawa.[irp posts=”43696″ name=”Polisi Pakai Lie Detector Untuk Interogasi Saksi Kasus Pembunuhan Iwan Boedi”]

“Yang bersangkutan (pelaku) cukup terlatih dan cuku mengetahui lokasi (tempat Iwan ditemukan meninggal). Untuk apakah pelaku profesional? itu masih pendalaman,” ujar Iqbal di Semarang, Senin (10/10/2022).

“Tapi kalau dilihat dari korban dan lokasi yang dia pilih, pasti yang bersangkutan (pelaku) sudah mengetahui lokasi itu dan dia pernah datang ke lokasi itu ditambah yang bersangkutan (pelaku) terlatih,” tambahnya.

Disisi lain, Iqbal menjelaskan pemilihan tempat pleh pelaku dalam mengeksekusi Iwan merupakan lokasi yang hanya mempunyai beberapa pintu masuk. Ditambah di Kawasan Marina juga banyak ada blank spot atau tempat yang tidak tersentuh oleh banyak manusia.

“Diduga yang bersangkutan (Pelaku) sudah mengetahui situasi di sekitar Marina. Karena memang itu hanya ada beberapa lokasi pintu masuk yang dijaga oleh portal. Kemudian disana juga ada blank spot. Artinya yang bersangkutan cukup terlatih,” katanya.

Disisi lain, Iqbal mengaku hingga kini kepolisian sudah memeriksa 25 saksi terkait pembunuhan Iwan Boedi. Puluhan saksi juga akan menjalani interogasi menggunakan Lie Detector.

“Polrestabes berkoordinasi dengan Labfor sudah melaksanakan test Lie Detector Terhadap saksi AG. Test Lie detector juga akan dilakukan kepada saksi yang lain,” imbuhnya.

Sebagai informasi, pembunuhan Iwan Boedi sering dikaitkan dengan salah satu kasus korupsi di Kota Semarang. Sebab, sehari sebelum dinyatakan hilang yakni pada 24 Agustus 2022, Iwan dilaporkan hilang dan diduga dibunuh ketika akan menjalani pemeriksaan atau klarfikasi oleh Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jateng.

Apalagi, Iwan juga telah menyetujui surat undangan sebagai saksi dari kepolisian terkait kasus pensertifikatan tanah fasilitas umum (fasum), fasilitas sosial (fasos) dan utility dari PT. KAL kepada Pemerintah Kota Semarang sebanyak 8 bidang yang bertempat di Kecamatan Mijen Kota Semarang pada tahun 2010-2015. Namun, pada Kamis, 25 Agustus 2022 sesuai surat undangan yang telah diterima, Iwan tidak hadir tanpa adanya pemberitahuan yang jelas.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ubah Kebiasaan Buang Sampah Lewat Game Online, Lima Siswa SMPN 2 Kaliwungu Raih Juara Krenova 2026
Ubah Kebiasaan Buang Sampah Lewat Game Online, Lima Siswa SMPN 2 Kaliwungu Raih Juara Krenova 2026
Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
[pekok2]