KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Dapat Anugrah KPAI

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Dapat Anugrah KPAI

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Dapat Anugrah KPAI

Foto: DOK Pemprov Jawa Tengah

RASIKAFM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, mendapatkan Anugrah Penghargaan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Penghargaan tersebut didapatkan pada kategori, Pemerintah daerah provinsi yang memiliki komitmen terhadap perlindungan anak dan pelaporan berbasis aplikasi siMep (Sistem Informasi Monitoring Evaluasi Pelaporan) Perlindungan Anak.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan dalam menyukseskan perlindungan anak, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga memiliki program “Jo Kawin Bocah” untuk melindungi anak-anak agar terhindar dari nikah muda dan juga mendapatkan hak kemapanan.

Ia juga berterimakasih kepada masyarakat yang juga berkontribusi secara langsung dalam menyukseskan program ini.

“Kita berterimakasih kepada masyarakat yang antusias kepada perlindungan anak, bagaimanapun juga masalah-masalah anak saat ini tinggi,” ujarnya.

Ia menyampaikan, bahwsannya perlindungan anak adalah hal yang penting. Untuk itu, dirinya mengakui kehadiran aplikasi siMep Perlindungan anak, perlu dioptimalkan.

“Sistem informasi ini kalau kita benar-benar mau menjalankan, kita bisa mendapatkan data akurat. Dimana ada yang terkena kekerasan terhadap anak, kita bisa langsung melakukan penanganan,” jelasnya.

Dapatnya penghargaan tersebut, tidak terlepas dari peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, untuk itu, Taj Yasin juga mengapresiasi kinerja Dinas Perempuan dan Pemberdayaan Anak.

“Terimakasih Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang sudah menginisiasi dan mempresentasikan sehingga pemerintah Jawa tengah mendapatkan penghargaan dari KPAI,” ungkapnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang