URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemkot Salatiga menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana di Banjarnegara, Cilacap, dan Sumatera. Wali Kota Robby Hernawan menyerahkannya saat Apel Hakordia 2025 di halaman Kantor Wali Kota Salatiga. Bantuan digalang untuk meringankan beban korban melalui kolaborasi Pemkot, Baznas, dan PMI.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PNS Pemkot Salatiga Salurkan Bantuan Rp63 Juta Daerah Terdampak Bencana

PNS Pemkot Salatiga Salurkan Bantuan Rp63 Juta Daerah Terdampak Bencana

PNS Pemkot Salatiga Salurkan Bantuan Rp63 Juta Daerah Terdampak Bencana

Penyerahan bantuan oleh pemkot kepada korban bencana. Selasa (9.12.2025)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Pemerintah Kota Salatiga menyalurkan bantuan untuk sejumlah wilayah yang terdampak bencana di Banjarnegara, Cilacap, dan Sumatera. Bantuan tersebut diserahkan bersamaan dengan Apel Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025, yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Salatiga.

Total donasi yang terkumpul melalui Pemkot Salatiga, bekerja sama dengan Baznas dan PMI, mencapai Rp63.833.000. Bantuan itu menjadi bentuk nyata solidaritas dan kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, yang membutuhkan uluran tangan akibat bencana alam.

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan menyampaikan, kepedulian sosial harus berjalan beriringan dengan upaya memperkuat integritas pemerintahan.

“Semoga donasi yang terkumpul ini, dapat meringankan beban saudara kita yang membutuhkan bantuan,” bebernya.

Dalam apel itu pula, Wali Kota Salatiga juga menyerahkan sejumlah penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap individu dan unit kerja berprestasi. Dian Widhinafisa menerima Penghargaan Anubhawa Sasanā Jagaddhita pada Peacemaker Justice Award atas kontribusinya dalam bidang keadilan dan perdamaian. Selain itu, Bagian PBJ Setda Kota Salatiga juga mendapatkan penghargaan atas keberhasilan melakukan konsolidasi pengadaan kertas HVS, yang mampu menghasilkan efisiensi biaya sebesar 6–22 persen.

“Pencapaian penghargaan itu semoga menjadi inspirasi bagi seluruh ASN, dalam menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas,” ujar Robby.

Peringatan Hakordia tahun ini tidak hanya menjadi ajang penguatan komitmen antikorupsi, tetapi juga momentum mempertegas kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang bersih, responsif, dan peduli terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan dukungan.

BACA JUGA :

Astra Infra melalui Resta Pendopo meresmikan Resta SAE Ruang Temoe di Resta Pendopo KM 456 Kabupaten Semarang, Minggu (12/7/2026), sebagai ruang inklusif bagi UMKM difabel dan neurodivergen. Program ini bertujuan memperluas akses pemasaran produk kreatif, mendorong kemandirian ekonomi, serta mendukung keberagaman dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang.
Resta Pendopo KM 456 Luncurkan 'Ruang Temoe', Wadah Karya Spektakuler Difabel
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membantu Hadi Mulyono, warga Desa Gondangmanis, Kudus, mewujudkan impian memiliki rumah layak setelah 25 tahun. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung hasil program tersebut, Senin (29/6/2026), seraya menegaskan perbaikan RTLH menjadi strategi pengentasan kemiskinan yang berlanjut dengan target 5.000 unit rumah pada 2026.
Dulu Kebanjiran dan Nyaris Roboh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Berdiri Kokoh Berkat Bantuan RTLH
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga
Dinas Sosial Kabupaten Semarang mengungkap sejarah berkembangnya kawasan Tegal Panas dan Gembol yang kini dikenal sebagai lokasi karaoke dan praktik prostitusi terselubung. Kepala Dinsos Istichomah menjelaskan, Jumat (26/6/2026), kedua kawasan bermula dari warung bagi pengguna jalan dan sopir truk, lalu berkembang menjadi usaha hiburan tanpa izin. Dinsos berfokus pada pendampingan penyintas HIV/AIDS, pelatihan keterampilan, serta penanganan dampak sosial, sementara penertiban menjadi kewenangan Satpol PP.
Kawasan Tegal Panas dan Gembol Tak Berizin, Dinsos Fokus Dampingi Warga Binaan dan Terdampak Sosial
Pemerintah Kabupaten Semarang menyalurkan bantuan pemenuhan kebutuhan layak kepada 121 anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu di Kantor Dinsos Kabupaten Semarang, Kamis (25/6/2026). Bantuan hasil kolaborasi Dinas Sosial dengan Sentra Antasena Kementerian Sosial ini diberikan kepada anak-anak penerima kategori desil 1 hingga 5 untuk mendukung kebutuhan sekolah, kesehatan, dan kesejahteraan mereka bertepatan dengan momentum Muharam.
Momentum 10 Muharam, 121 Anak Yatim dan Kurang Mampu di Kabupaten Semarang Terima Bantuan Kemensos

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga