URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polwan Polres Salatiga dipimpin Kapolres AKBP Veronica mengunjungi Panti Asuhan Anak Wilosotomo, Selasa (26/8/2025), dalam rangka Hari Jadi Polwan ke-77. Suasana haru menyelimuti momen penuh kasih ketika para Polwan berbaur dengan anak-anak panti. Selain menyerahkan bingkisan, kegiatan ini mencerminkan sisi humanis dan pengabdian Polwan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polwan Polres Salatiga Kunjungi Panti Asuhan Wilosotomo, AKP Henri Widyoriani Terharu

Polwan Polres Salatiga Kunjungi Panti Asuhan Wilosotomo, AKP Henri Widyoriani Terharu

Polwan Polres Salatiga Kunjungi Panti Asuhan Wilosotomo, AKP Henri Widyoriani Terharu

Suasana Kunjungan Polwan polres Salatiga di Panti Asuhan Wilosotomo
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Suasana haru menyelimuti kunjungan Polwan Polres Salatiga ke Panti Asuhan Anak Wilosotomo dalam rangka menyambut Hari Jadi Polwan ke-77 Tahun 2025, Selasa (26/08/2025).

Dipimpin langsung Kapolres Salatiga AKBP Veronica, didampingi Pakor Polwan AKP Henri Widyoriani, serta diikuti seluruh jajaran Polwan Polres Salatiga, kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan.

Kasih seorang ibu begitu terasa ketika para Polwan berbaur dengan anak-anak panti, mulai dari balita hingga bayi yang baru beberapa bulan dilahirkan. Momen itu membuat banyak Polwan tak kuasa membendung air mata.

Pakor Polwan yang sekaligus Kasat Narkoba Polres Salatiga, AKP Henri Widyoriani, yang biasanya dikenal tegas menghadapi pelaku narkoba, kali ini menampakkan sisi keibuannya. Walau berusaha tersenyum dan menghibur anak-anak, linangan air matanya tak mampu ia sembunyikan. Begitu pula Polwan lainnya, tak sedikit yang ikut meneteskan air mata saat merasakan kedekatan batin dengan para penghuni panti.

Di antara suasana haru tersebut, Kapolres Salatiga AKBP Veronica tampak menjadi satu-satunya yang tegar. Hal ini tak lepas dari rutinitas beliau yang sudah akrab dengan anak-anak Panti Wilosotomo. Sejak menjabat sebagai Kapolres Salatiga, ia rutin berkunjung ke panti minimal sekali dalam sebulan, bahkan telah menjadi orang tua asuh bagi beberapa anak yang kini sudah mulai bersekolah di taman kanak-kanak.

Selain menjalin keakraban, pada kesempatan ini Polwan Polres Salatiga juga menyerahkan bingkisan berupa mainan dan kebutuhan anak-anak kepada pengurus panti, sebagai wujud kepedulian dan kasih sayang.

Kapolres Salatiga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya rangkaian peringatan Hari Jadi Polwan, namun juga cermin pengabdian Polwan yang mengedepankan sisi humanis.

“Polwan tidak hanya berperan sebagai aparat penegak hukum, namun juga hadir dengan hati, menjadi sosok yang mampu menebarkan kasih sayang, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian,” ungkap Veronica

Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi 2026 pada 8-21 Juni 2026 untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Selain edukasi dan pencegahan, polisi juga menindak pelanggaran melalui ETLE dan tilang manual, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang ditutup, dilipat, atau dimodifikasi demi menghindari kamera pengawas lalu lintas.
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai 8 Juni, Pelat Nomor yang Dimodifikasi Jadi Sasaran Utama
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar

BACA JUGA :

Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi 2026 pada 8-21 Juni 2026 untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Selain edukasi dan pencegahan, polisi juga menindak pelanggaran melalui ETLE dan tilang manual, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang ditutup, dilipat, atau dimodifikasi demi menghindari kamera pengawas lalu lintas.
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai 8 Juni, Pelat Nomor yang Dimodifikasi Jadi Sasaran Utama
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Salatiga Tindak 24 Motor Berknalpot Tidak Standar
Polres Semarang merotasi sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran melalui upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolres AKBP Ratna Quratul Ainy pada Rabu (6/5/2026) sebagai bagian penyegaran organisasi, pengembangan karier personel, serta peningkatan profesionalitas dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Mutasi Besar di Polres Semarang, Sejumlah PJU dan Kapolsek Berganti Posisi
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyoroti tingginya kerentanan perempuan terhadap tindak kriminal saat peringatan Hari Kartini di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Selasa (21/4/2026). Ia mendorong korban berani melapor karena kepolisian menyediakan pendampingan hukum dan psikologis, sekaligus menekankan peran perempuan dalam keluarga dan menjaga kamtibmas.
Perempuan Rentan Jadi Korban Kejahatan, Kapolres Semarang Ajak Berani Lapor dan Perkuat Peran di Keluarga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab