URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

PSIS memperkenalkan Tim Elite Pro Academy (EPA) usia 16 dan 18 tahun. Dua tim yang berisikan pemain hasil seleksi itu kini sudah siap menghadapi kompetisi. Direktur PSIS Development, M Ridwan menjelaskan, para pemain muda yang terpilih ini adalah hasil seleksi terbuka dengan diikuti oleh sekitar 1600 peserta seleksi dari berbagai daerah di Indonesia.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PSIS Kenalkan Tim EPA Usia 16 dan 18 Tahun, Siap Hadapi Kompetisi

PSIS Kenalkan Tim EPA Usia 16 dan 18 Tahun, Siap Hadapi Kompetisi

PSIS Kenalkan Tim EPA Usia 16 dan 18 Tahun, Siap Hadapi Kompetisi

PSIS kenalkan Tim Elite Pro Academy (EPA) kategori Umur 16 tahun.
PSIS kenalkan Tim Elite Pro Academy (EPA) kategori Umur 16 tahun.
Featured Image

SEMARANG – PSIS memperkenalkan Tim Elite Pro Academy (EPA) usia 16 dan 18 tahun. Dua tim yang berisikan pemain hasil seleksi itu kini sudah siap menghadapi kompetisi.

Direktur PSIS Development, M Ridwan menjelaskan, para pemain muda yang terpilih ini adalah hasil seleksi terbuka dengan diikuti oleh sekitar 1600 peserta seleksi dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, program yang digaungkan oleh Direktu Tekhnik PSSI, Indra Sjafri ini adalah sebuah pengakuan yang membanggakan untuk mencari pemain berbakat.

“Kita patut berbangga dengan banyaknya peserta yang datang seleksi di PSIS ini. Karena ini seperti sebuah pengakuan yang kita dapatkan dari hasil pembinaan yang kita lakukan,” ujarnya kepada awak media di Stadion Citarum Semarang, Selasa (9/8/2022).

Lebih lanjut, mantan pemain PSIS itu menerangkan bahwa dua kelompok umur EPA PSIS ini sudah siap menghadapi kompetisi yang akan bergulir pada tanggal 15 dan 16 Agustus mendatang. Ia menambahkan, sesuai surat edaran yang pihaknya terima, kompetisi sepak bola ini akan menggunakan format series.

“Kita sudah melakukan persiapan selama tiga pekan sampai sekarang. Dan sesuai surat edaran terakhir yang kita dapat, kompetisi akan dilaksanakan pada tanggal 15 dan 16 dengan format series tetapi kemungkinan seriesnya tidak berpindah tempat,” jelasnya.

“Ada tiga series disana tapi tempatnya kita belum mengetahui. Kita minta doanya semoga apa yang kita lakukan bisa berjalan dengan baik dan kita bisa memproduksi pemain untuk cikal bakal tim senior yang akan kita nikmati nanti beberapa tahun yang akan datang,” lanjutnya.

Ridwan menyebut tim pelatih untuk U-18 akan nahkodai oleh Khusnul Yakin dengan asisten Pelatih Jatmiko Aji. Sedangkan untuk tim U-16 akan dilatih oleh Firasat dengan asisten pelatih yakni Restu Kartiko.

“Target kami bukan berpatok pada hasil kompetisi tapi pada hasil pembinaan dan menghasilkan pemain sebanyak-banyaknya untuk PSIS Semarang,” pungkasnya.

Sementara pembina PSIS Development yakni Setyo Agung Nugroho berkata, sejauh ini pada seleksi EPA sebelumnya banyak bibit potensial yang bermuncul. Untuk itu dirinya berharap pada EPA tahun ini bisa menyuplai untuk tim-tim di Liga Indonesia bahkan di Tim Nasional Indonesia.

“Terbukti dari EPA sebelumnya banyak pemain yang berlapel di tim senior bahkan tim nasional. Oleh karena itu pada EPA kali ini saya harap bisa kembali memunculkan pemain potensial,” terangnya.

Disisi lain, CEO PSIS Yoyok Sukawi mengapresiasi perjuangan dari para peserta yang berhasil mengikuti seleksi ini. Ia menegaskan akan memberikan dukungan penuh demi kemajuan sepak bola yang baik.

“Kami minta doanya semoga menghasilkan yang terbaik, baik untuk PSIS Semarang maupun pemain sendiri. Target kita selain menan juga mencetak pemain sebanyak-banyaknya,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Ribuan pencari kerja, mayoritas lulusan baru, memadati Job Fair 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 26 perusahaan membuka 6.969 lowongan kerja dari berbagai sektor, sementara para peserta mengeluhkan syarat pengalaman kerja yang masih menjadi kendala utama bagi fresh graduate dalam memasuki dunia kerja.
Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan ruas jalan Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora menjadi prioritas perbaikan melalui Anggaran Perubahan 2026 setelah kondisi jalan rusak memicu protes warga....
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan arus informasi, pesantren tetap bertahan sebagai lembaga pendidikan yang membentuk karakter, akhlak, dan spiritualitas santri. Tradisi mondok dinilai...
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga...
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Satresnarkoba Polres Salatiga menangkap dua pengedar sabu berinisial SSI alias Kecing dan AW alias Mento di Kecamatan Sayung, Demak, Selasa malam. Penangkapan dilakukan setelah pengembangan kasus pengguna...
Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Ketua Majelis Masyayikh sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU, Abdul Ghaffar Rozin, menegaskan negara wajib membiayai pendidikan pesantren saat sidang uji materi UU Pesantren di Mahkamah Konstitusi, Rabu (3/6/2026)....
Muat Lebih

POPULER

Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Capaian tersebut mengantarkan Kiandra menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang terus berkembang melalui kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan sekolah.
Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved