URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat berencana melakukan aksi unjuk rasa secara nasional pada Senin (11/4/2022). Di Jawa Tengah, diperkirakan unjuk rasa ini berpusat di kota Semarang. Berdasar sejumlah keterangan, massa berjumlah sekitar seribu orang dan berasal dari beberapa kota.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Siap Kawal Unra Mahasiswa Pada 11 April, Polda Jateng Minta Demonstran Patuhi Aturan

Siap Kawal Unra Mahasiswa Pada 11 April, Polda Jateng Minta Demonstran Patuhi Aturan

Siap Kawal Unra Mahasiswa Pada 11 April, Polda Jateng Minta Demonstran Patuhi Aturan

featured-img

SEMARANG – Sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat berencana melakukan aksi unjuk rasa secara nasional pada Senin (11/4/2022). Di Jawa Tengah, diperkirakan unjuk rasa ini berpusat di kota Semarang. Berdasar sejumlah keterangan, massa berjumlah sekitar seribu orang dan berasal dari beberapa kota.

Dalam hal itu, Polda Jateng telah menyiapkan pengamanan dengan menempatkan personil. Disisi lain, Polda Jateng juga menghimbau kepada demonstran agar tetap mematuhi aturan hukum, bersikap tertib dan menghormati nuansa bulan ramadan sebagai bulan ibadah.

“Unjuk rasa merupakan bagian dari demokrasi dan dijamin oleh undang-undang. Untuk itu kami siap melakukan pengawalan dan pengamanan agar kegiatan tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lain,” kata Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Senin (11/4/2022).

Iqbal juga menitipkan pesan kepada mahasiswa agar pelaksanaan dalam unjuk rasa untuk tidak anarkis serta mematuhi batas jam pelaksanaan kegiatan demo itu.

“Apalagi sore hari sekitar jam 17.30 WIB saat ini warga sudah memasuki masa persiapan buka puasa dan ibadah sholat Maghrib. Kami harap peserta menyampaikan aspirasi secara tertib dan santun serta tidak anarkhis. Hal yang terpenting, peserta agar menghormati masyarakat lain yang melaksanakan aktivitas dan ikut menjaga kekhusyukan bulan Ramadhan,” terangnya.

Terkait personil pengamanan, Iqbal menyatakan Polda Jateng telah menyiapkan petugas dari berbagai fungsi kepolisian serta tim negosiator dari unsur polwan. Polda Jateng juga tetap mengedepankan pengamanan dengan unsur humanis dan bertindak sesuai prosedur yang ada.

“Polda Jateng akan mengamankan secara soft dan humanis. Untuk itu kami mohon kerjasama para peserta untuk tertib, tidak anarkhis,” paparnya.

Polrestabes Semarang Siapkan Personil untuk Amankan Demo 11 April

Sementara itu, Polrestabes Semarang juga akan melakukan pengamanan terkait aksi demo dari mahasiswa tersebut. Kepolisian juga telah menyiapkan banyak pasukan untuk mengamankan potensi adanya demo besar-besaran oleh mahasiswa pada 11 April 2022.

Wakapolrestabes Semarang AKBP IGA Dwi Perbawa menuturkan informasi sementara memang akan ada demo pada 11 April 2022 mendatang. Meski begitu ia belum bisa menjabarkan secara detail dan mengaku hanya persiapan secara dini terkait potensi demo itu.

“Potensi demo jelas ada. Kita sudah menggalang informasi dari tim intelijen baik dari tingkat Polda maupun Polrestabes Semarang,” terangnya.

Disisi lain, Iga menjelaskan pada prinsipnya polisi tak melarang siapapun menggelar demo. Namun dalam pelaksanaanya, demonstran harus sesuai aturan dan hukum yang telah ditetapkan.

“Penyampaian aspirasi tidak kita larang karena diatur dalam Undang-Undang. Sampaikan aspirasi secara tertib, sampaikan aspirasi di wilayah Semarang saja, tidak perlu ke lain tempat. Semua terkait penyampaian aspirasi pasti kita kawal,” ujarnya.

“Profesional Artinya petugas yang terjun nantinya sudah tahu apa yang harus dilakukan. Proporsional artinya jumlah personil nanti kita sesuaikan dengan jumlah massa. Begitu kita tahu jumlah massa, kita tetapkan jumlah personil yang tugas. Yang bertugas nantinya terdiri dari semua fungsi di kepolisian. Bila ada tindakan tegas sampai pada pembubaran, itu adalah bagian dari prosedur yang ada mulai dari himbauan sampai pembubaran,” imbuhnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan