URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sukiyem (50), survivor warga Dusun Getasan RT 1/RW 04 Desa Kalikurmo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang yang diduga hanyut di Sungai Tuntang belum juga ditemukan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Survivor Masih Belum Ditemukan, BPBD Kabupaten Semarang Terjunkan Penyelam dan Anjing Pelacak

Survivor Masih Belum Ditemukan, BPBD Kabupaten Semarang Terjunkan Penyelam dan Anjing Pelacak

Survivor Masih Belum Ditemukan, BPBD Kabupaten Semarang Terjunkan Penyelam dan Anjing Pelacak

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sukiyem (50), survivor warga Dusun Getasan RT 1/RW 04 Desa Kalikurmo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang yang diduga hanyut di Sungai Tuntang belum juga ditemukan. Pada hari ke-empat pencarian, tim gabungan memperluas lokasi untuk mencari keberadaan korban.

Selain memperluas wilayah pencarian, tim juga menerjunkan anjing pelacak untuk menyusur wilayah darat dan tim penyelam untuk menyisir kedung (lubuk) yang cukup dalam.

“Tim kami sudah komunikasi dengan BPBD Kabupaten Demak dan Grobogan untuk mencari keberadaan survivor,” ujar Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Mediarso Tri Soelistyo pada Kamis (26/1/2023).

Dalam operasi pencarian ini, tim juga memfokuskan pencarian di kedung sungai yang ada di sepanjang aliran Sungai Tuntang di wilayah Kalikurmo hingga Demak. Bahkan ada beberapa cerukan yang dicurigai akan dilakukan penyelaman oleh tim pencari BPBD Kabupaten Semarang.

“Opsi memperluas upaya pencarian ini menjangkau tiga wilayah, yakni Kabupaten Semarang, Grobogan dan Demak,” ungkapnya.

Sebelumnya, operasi pencarian dilakukan oleh BPBD Kabupaten Semarang, TNI, Polri, petugas pemadam kebakaran, dan relawan dari Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga terhadap Sukiyem.

Sementara pada hari ke-empat pencarian ini tim gabungan berencana menyisir Kedung Jati hingga bendungan Gelapan menggunakan alat Liquidity Coverage Ratio (LCR), pencarian darat dari rumah menuju ladang dengan menggunakan anjing pelacak, serta melakukan penyelaman di beberapa titik yang di curigai adanya survivor.

Seperti diberitakan sebelumnya, yang bersangkutan dilaporkan belum pulang ke rumah setelah berangkat ke ladang jagung pada Senin (23/1/2023) pukul 08.00 WIB. Dalam selang waktu kepergian korban, ada warga lain yang melihat sosok yang diduga kuat Sukiyem, terombang-ambing di aliran Sungai Tuntang di Kedung Maliyah, wilayah Desa Tempuran, Kecamatan Bringin. (win)

 

BACA JUGA :

Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah