URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Patroli rutin dini hari yang dilaksanakan Piket Fungsi Jajaran Polres Salatiga berhasil mengamankan sejumlah pemuda yang sedang asyik mengonsumsi minuman keras (miras), di jalan Diponegoro Salatiga, minggu 22/1/2023.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Asyik Pesta Miras, Sejumlah Pemuda Diamankan Polres Salatiga

Asyik Pesta Miras, Sejumlah Pemuda Diamankan Polres Salatiga

Asyik Pesta Miras, Sejumlah Pemuda Diamankan Polres Salatiga

featured-img

RASIKAFM. COM|SALATIGA – Patroli rutin dini hari yang dilaksanakan Piket Fungsi Jajaran Polres Salatiga berhasil mengamankan sejumlah pemuda yang sedang asyik mengonsumsi minuman keras (miras), di jalan Diponegoro Salatiga, minggu 22/1/2023.

selain itu Piket Fungsi Polres Salatiga yang didukung Satuan Lalu Lintas dan Polsek Jajaran juga berhasil mengamankan puluhan pengendara motor yang menggunakan knalpot tidak standar atau knalpot brong di beberapa ruas Jalan di Kota Salatiga, Antara lain di Jalan Jend Sudirman, Jalan Diponegoro dan Jalan Lingkar Salatiga.

Perwira Pengawas Ipda Yudi Setyawan yang memimpin pelaksanakan patroli dini hari pada saat kumpul malam menyampaikan bahwa malam Minggu biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk nongkrong dan berkumpul namun demikian ada kalanya hal tersebut juga diselingi dengan tindakan yang melanggar hukum seperti mengkonsumsi miras dan balap liar, “untuk itu diharapkan setelah kumpul malam ini segera melaksanakan patroli bersinggungan antara piket fungsi dari Reskrim, Intel, Satlantas, Samapta dan Polsek Jajaran untuk mengantisipasi kerawanan yang ada di tengah masyarakat, jika melihat potensi kerawanan segera koordinasi dan bersinergi untuk melaksanakan penindakan, hal ini guna menciptakan Kota Salatiga yang aman dan kondusif” jelas Ipda Yudi.

Selesai kegiatan Polres Salatiga akhirnya berhasil mengamankan sejumlah pemuda yang sedang asyik mengonsumsi minuman keras di Jalan Diponegoro Salatiga, kelompok pemuda tersebut mengelak namun berkat kejelian dan barang bukti yang ditemukan yaitu sejumlah botol bekas minuman keras dan beberapa botol minuman keras yang tersisa serta pemeriksaan awal dari petugas akhirnya sejumlah pemuda tersebut mengakui mengonsumsi miras, dan selanjutnya dibawa ke Polres Salatiga untuk didata dan dilaksanakan pembinaan.

Patroli dini hari di sejumlah ruas jalan utama dan jalan lingkar Salatiga juga berhasil mengamankan puluhan kendaraan bermotor roda dua yang menggunakan knalpot tidak standar atau knalpot brong dan diduga akan melakukan balap liar, terhadap pengendara yang kondisi motornya tidak lain jalan seperti menggunakan knalpot brong dan pengendara yang tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat seperti STNK dan SIM kita laksanakan tindakan penilangan oleh Anggota Satlantas, dalam kegiatan ini sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dengan para remaja yang berusaha kabur, namun dengan adanya patroli bersinggungan akhirnya berhasil kita amankan puluhan pengendara motor yang melanggar, jelas Ipda Yudi.

“Sejumlah pemuda yang mengonsumsi miras di tempat umum dibawa ke Satreskrim sedangkan puluhan sepeda motor yang menggunakan knalpot brong dan yang tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat-surat yaitu STNK diamankan di Satlantas Polres Salatiga”, jelas Ipda Yudi.

Kapolres Salatiga membenarkan bahwa Polres Salatiga berhasil mengamankan sejumlah pemuda yang diduga melanggar hukum dengan mengonsumsi minuman keras di tempat umum saat ini sedang dilaksanakan pendataan dan pembinaan di Satreskrim Polres Salatiga, kemudian juga puluhan sepeda motor berhasil diamankan di Satlantas karena menggunakan knalpot brong serta tidak dilengkapi surat-surat, “terima kasih kepada seluruh jajaran yang segera menindak lanjuti perintah pimpinan serta aduan dari masyarakat untuk menciptakan Wilayah Kota Salatiga yang aman dan kondusif, kegiatan ini rutin akan kita laksanakan khususnya pada saat jam dan tempat rawan terjadinya gangguan kamtibmas, hal ini guna mewujudkan Polri Presisi,” tandas AKBP Feria Kurniawan.

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved