KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pembangunan Jembatan Kaca Tinjomoyo Ditarget Rampung Akhir Tahun Ini

Pembangunan Jembatan Kaca Tinjomoyo Ditarget Rampung Akhir Tahun Ini

Pembangunan Jembatan Kaca Tinjomoyo Ditarget Rampung Akhir Tahun Ini

RASIKAFM – Pasca angka covid-19 melandai di ibu kota Jawa Tengah, Pemerintah Kota Semarang kembali tancap gas melanjutkan sejumlah pekerjaan rumah yang sempat tertunda. Salah satunya adalah project jembatan kaca di Hutan Wisata Tinjomoyo, yang mana seharusnya telah dimulai pembangunannya pada tahun lalu.

Adapun penundaan pekerjaan pembangunan tersebut dikarenakan Pemerintah Kota Semarang lebih memilih memfokuskan anggaran guna penanganan pandemi covid-19. Dengan bergesernya fokus Pemerintah Kota Semarang tersebut, Jembatan Kaca Tinjomoyo kemudian menjadi salah satu pekerjaan yang tak jadi dikerjakan saat itu.

Pada tahun ini pun sebenarnya kegiatan Pemerintah Kota Semarang masih diproyeksikan fokus menekan penyebaran virus tersebut, namun keberhasilan percepatan penanganan membuat Pemerintah Kota Semarang bisa sedikit menggeser fokus untuk melanjutkan pembangunan.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sendiri menargetkan pembangunan jembatan kaca di Hutan Wisata Tinjomoyo tersebut dapat rampung dikerjakan pada bulan akhir tahun ini. “Mudah-mudahan di bulan Desember ini bisa selesai tepat waktu dan hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan,” tutur Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu saat ditemui, Kamis (23/9).

Hendi bahkan mengungkapkan secara khusus telah meminta Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, untuk terus memantau capaian pembangunan jembatan kaca yang diharapkan bisa menggerakkan kembali ekonomi di Kota Semarang. “Saya sudah berpesan kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk terus memantau, karena ini kan sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat pembangunan jembatan kaca ini,” lanjut Hendi.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Sih Rianung, progres pembangunan jembatan kaca Tinjomoyo baru mencapai 6,86% dalam laporan tanggal 19 September 2021. Rianung pun meyakinkan dinasnya terus mendorong untuk adanya percepatan progres pembangunan, sehingga bisa rampun sesuai target pada akhir tahun ini.

“Jadi sesuai perencanaan awal, jembatan kaca ini dibangun di atas sungai Kaligarang, panjangnya 60 meter, lebarnya 3 meter, lalu ketinggiannya 17 sampai 20 meter,” terang Rianung. “Pembangunan ini memang jadi salah satu fokus saat ini agar bisa selesai Desember ini, sesuai perintah bapak Walikota kita pantau terus,” tegasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]