URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pembangunan Jembatan Kaca Tinjomoyo Ditarget Rampung Akhir Tahun Ini

Pembangunan Jembatan Kaca Tinjomoyo Ditarget Rampung Akhir Tahun Ini

Pembangunan Jembatan Kaca Tinjomoyo Ditarget Rampung Akhir Tahun Ini

featured-img

RASIKAFM – Pasca angka covid-19 melandai di ibu kota Jawa Tengah, Pemerintah Kota Semarang kembali tancap gas melanjutkan sejumlah pekerjaan rumah yang sempat tertunda. Salah satunya adalah project jembatan kaca di Hutan Wisata Tinjomoyo, yang mana seharusnya telah dimulai pembangunannya pada tahun lalu.

Adapun penundaan pekerjaan pembangunan tersebut dikarenakan Pemerintah Kota Semarang lebih memilih memfokuskan anggaran guna penanganan pandemi covid-19. Dengan bergesernya fokus Pemerintah Kota Semarang tersebut, Jembatan Kaca Tinjomoyo kemudian menjadi salah satu pekerjaan yang tak jadi dikerjakan saat itu.

Pada tahun ini pun sebenarnya kegiatan Pemerintah Kota Semarang masih diproyeksikan fokus menekan penyebaran virus tersebut, namun keberhasilan percepatan penanganan membuat Pemerintah Kota Semarang bisa sedikit menggeser fokus untuk melanjutkan pembangunan.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sendiri menargetkan pembangunan jembatan kaca di Hutan Wisata Tinjomoyo tersebut dapat rampung dikerjakan pada bulan akhir tahun ini. “Mudah-mudahan di bulan Desember ini bisa selesai tepat waktu dan hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan,” tutur Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu saat ditemui, Kamis (23/9).

Hendi bahkan mengungkapkan secara khusus telah meminta Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, untuk terus memantau capaian pembangunan jembatan kaca yang diharapkan bisa menggerakkan kembali ekonomi di Kota Semarang. “Saya sudah berpesan kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk terus memantau, karena ini kan sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat pembangunan jembatan kaca ini,” lanjut Hendi.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Sih Rianung, progres pembangunan jembatan kaca Tinjomoyo baru mencapai 6,86% dalam laporan tanggal 19 September 2021. Rianung pun meyakinkan dinasnya terus mendorong untuk adanya percepatan progres pembangunan, sehingga bisa rampun sesuai target pada akhir tahun ini.

“Jadi sesuai perencanaan awal, jembatan kaca ini dibangun di atas sungai Kaligarang, panjangnya 60 meter, lebarnya 3 meter, lalu ketinggiannya 17 sampai 20 meter,” terang Rianung. “Pembangunan ini memang jadi salah satu fokus saat ini agar bisa selesai Desember ini, sesuai perintah bapak Walikota kita pantau terus,” tegasnya.

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting