KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Modus Minta Pertolongan Jemput Pasien, Tiga Pelaku Pencurian Gasak Katalis Knalpot Ambulans

Modus Minta Pertolongan Jemput Pasien, Tiga Pelaku Pencurian Gasak Katalis Knalpot Ambulans

Modus Minta Pertolongan Jemput Pasien, Tiga Pelaku Pencurian Gasak Katalis Knalpot Ambulans

Foto: dok. Humas Polres Semarang
Petugas menunjukkan salah satu unit ambulans yang menjadi sasaran pencurian katalis knalpot, Jumat (17/11/2023).

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Polres Semarang berhasil mengamankan komplotan pelaku pencurian spesialis katalis knalpot. Mereka beraksi di Lingkungan Ngrawan Lor, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang pada Kamis (16/11/2023) malam.

Komplotan yang terdiri dari tiga orang itu beroperasi menyasar mobil ambulans. Mereka adalah SH (53) warga Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang, CD (43) warga Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang, dan HS (31) warga Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan.

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra menyampaikan, pencurian itu diketahui sekitar pukul 18.45 WIB. Saat melakukan aksinya para pelaku diketahui warga. Anggota Polsek Bawen yang saat itu sedang melaksanakan giat patroli arus bubaran karyawan dan mendapatkan informasi tersebut segera mengamankan pelaku.

“Sehingga tidak menjadi sasaran kemarahan warga,” jelas Oka dalam keterangannya, Jumat (17/11/2023).

Sementara Kasat Reskrim Polres Semarang AKP M. Aditya Perdana menjelaskan, modus yang digunakan oleh ketiga pelaku adalah meminta tolong kepada petugas ambulans untuk menjemput pasien. Ketiganya memiliki peran masing-masing. SH dan CD sebagai pencari sasaran, sementara HS bertugas mengeksekusi katalis knalpot ambulans.

“Setelah mendapat Korban, SH dan CD membawa ambulans beserta drivernya ke daerah Pasar Sapi Bawen untuk diajak makan. Saat makan, CD beralasan meminjam ambulans untuk menjemput pasien di daerah Karangjati dengan jaminan SH ditinggal bersama driver,” ungkapnya.

Driver yang tidak merasa curiga mengiyakan permintaan CD. Ambulans kemudian dibawa ke daerah Ngrawan dimana HS sudah menunggu di sana untuk melakukan aksinya. Namun sial, belum sempat selesai melepas katalis knalpot aksi CD dan HS diketahui masyarakat yang melintas.

“Kemudian diamankan warga dan diserahkan kepada petugas Polsek Bawen,” ujarnya.

Dari penuturan di depan penyidik, ketiga pelaku sebelumnya sempat melakukan aksi yang sama dengan menyasar mobil ambulans milik Pemerintah Desa Krincing, Kabupaten Magelang. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan 1 unit mobil bernopol K 8924 WF, 3 katalis bekas yang sudah dimodifikasi yang sedianya akan diganti dengan katalis knalpot ambulans yang masih asli, serta dongkrak, cairan pelumas karat, dan berbagai jenis kunci.

“Pelaku akan dijerat Pasal 363 KUHP jo Pasal 53 Ayat 1 tentang percobaan pencurian dengan pemberatan,” tegasnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat khususnya para driver ambulans untuk tidak sepenuhnya percaya kepada seseorang yang meminta bantuan.

“Silahkan dipastikan dahulu, agar kejadian dan modus serupa tidak terjadi kembali,” tandasnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan menyalurkan insentif kesejahteraan kepada 1.009 guru dan tenaga kependidikan (GTK) Non-ASN dari berbagai jenjang pendidikan, Senin (19/10/2026). Dengan total alokasi anggaran Rp6,642 miliar, bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pendidik. Wali Kota Robby Hernawan juga mendorong penguatan pendidikan karakter, pencegahan perundungan, serta adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi.
Alhamdulillah! Pemkot Salatiga Berikan Insentif 1.009 Guru Non-ASN
[pekok2]